"Tadi tidak etis itu. Tidak boleh menyerang pribadi, tapi menyerang pribadi, saya tidak sepakat itu. Harusnya kita dalam koridor yang menyampaikan program-program berkualitas untuk masyarakat," kata cagub Wahidin Halim ketika dimintai tanggapan usai debat kandidat Pilkada Banten di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2016).
Dia menilai serangan Embay sangat tendensius, keluar dari koridor kepatutan debat. Dia berharap publik dapat menilai sikap Embay tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Embay Tanya Soal Keluarga Terlibat Korupsi, Ini Jawaban Andika
Menjawab serangan dari Embay, Wahidin menegaskan dia dan Andika Hazrumy berkomitmen memberantas korupsi di Banten. Dia akan bersikap tegas memberantas prilaku koruptif di Banten yang disebutnya seperti penyakit kurap.
"Semuanya putus ketika saya dan Andika, tidak ada lagi korupsi ketika saya jadi gubernur, akan lebih tegas lagi," ujarnya.
Baca juga: Embay Serang Andika: Buah Tidak Jatuh Jauh dari Pohonnya
Cawagub Andika ketika dimintai tanggapan mengatakan bahwa mestinya pasangan calon nomor urut 2 mematuhi aturan debat. Dia dan cagub Wahidin ingin memberjkan contoh pendidikan politik yang baik.
"Kalau saya menanggapinya tidak ada masalah. Berarti menunjukkan bahwa Pak Embay sebagai tokoh masyarakat Banten dan tokoh yang dituakan malah memberikan contoh yang buruk bagi masyarakat," ujar Andika Hazrumy kepada wartawan. (bri/tor)










































