Misbakhun: Tidak Ada Alasan Menarik Uang yang Sudah Beredar

Misbakhun: Tidak Ada Alasan Menarik Uang yang Sudah Beredar

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 24 Jan 2017 23:21 WIB
Misbakhun: Tidak Ada Alasan Menarik Uang yang Sudah Beredar
Mukhamad Misbakhun (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menanggapi analisa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab soal uang kertas rupiah baru yang diduga berlogo palu arit. Menurut Misbakhun, tak ada hal yang mengindikasikan adanya palu arit di uang tersebut.

"Saya katakan bahwa uang tersebut tidak mengindikasikan lambang apapun selain lambang Bank Indonesia," tegas Misbakhun di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017).

Ia pun tak setuju dengan Rizieq yang meminta aparat kepolisian menarik peredaran uang kertas baru, "Sehingga tidak punya alasan apapun untuk menarik kembali uang yang sudah beredar tersebut," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Rizieq: Dari Banyak Alternatif, Kok Pilih Gambar Mirip Palu-Arit?

Politisi Golkar itu menyampaikan keterangan yang diberikan Bank Indonesia terkait tudingan Rizieq sudah tepat. Bahwasanya gambar yang ditafsirkan palu arit itu adalah rectoverso (gambar yang saling mengisi). Gambar tersebut bermakna unsur pengaman rupiah.

"BI sudah benar dan simbol hologram pengamanan itu sudah sesuai dengan Undang-undang Mata Uang," kata dia.

Baca juga: Penjelasan Gubernur BI dan Peruri Soal Tudingan Palu Arit di Rupiah

Misbakhun yakin Bank Indonesia adalah instansi keuangan negara yang berintegritas dan berkiblat pada Undang-undang Dasar 1945 dan konstitusi Indonesia, "Dia tidak berafiliasi dengan ideologi lain, selain UUD 45 dan konstitusi Indonesia."

Terakhir, Misbakhun berujar Pemerintah tak perlu menanggapi protes Rizieq secara serius karena hal tersebut biasa dalam negara demokrasi. (rna/erd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads