Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sedikitnya ada 4 kecamatan yang terdampak genangan air itu. Puluhan rumah diperkirakan terdampak kejadian yang terjadi pada Minggu (22/1) ini.
Keempat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Gabus Wetan, Kecamatan Kroya, Kecamatan Losarang dan Kecamatan Indramayu. Penyebab banjir di empat kecamatan tersebut berbeda-beda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusri mengatakan hingga saat ini ada sekitar 5 hektar sawah yang masih digenangi air setinggi 15-20 cm. Sementara rumah warga digenangi air setinggi 10-15 cm.
Sementara di Kecamatan Kroya genangan air terjadi karena luapan air dari sungai Cibenoang kiriman dari hulu yang membentang di Blok Bangong Desa Tanjungkerta. Air merendam hingga 40 cm pada 1 hektar sawah.
"Air Sudah mulai surut atau reda," kata Yusri.
Air juga menggenangi sejumlah titik lainnya hingga ke persawahan yang menjadi perbatasan Desa Telukagung dengan Desa Lobener Kecamatan Jatibarang seluas 4 hektar. Dari sejumlah kejadian itu, dilaporkan tidak ada korban jiwa.
"Upaya yang dilakukan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Indramayu bersama-sama dengan Siaga bencana Polres Indramayu menuju lokasi banjir. Melakukan pendataan kerugian maupun korban serta lokasi pengungsian korban banjir dan pengawasan melekat intensitas debit air pada pintu-pintu air yang menjadi indikator bahaya banjir," tutur Yusri. (kst/elz)











































