Disinyalir Ada Upaya Polarisasi Gus Dur dengan Para Kiai

Disinyalir Ada Upaya Polarisasi Gus Dur dengan Para Kiai

- detikNews
Rabu, 13 Apr 2005 06:19 WIB
Solo - Tokoh-tokoh PKB yang berusaha merebut kursi ketua umum dalam muktamar mendatang telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai tujuannya. Upaya itu termasuk dengan mendekati dan memanfaatkan simpul-simpul kekuatan di internal partai. Disinyalir, ada upaya membenturkan Gus Dur dengan para kiai sepuh."Saya melihat sinyalemen itu. Ada seorang kandidat calon bersama tim suksesnya melakukan upaya meraih simpati Gus Dur, ada pula seorang kandidat yang juga bersama tim suksesnya melakukan gerilya untuk meraih simpati pra kiai sepuh," ujar Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Hussein Syifa' kepada detikcom di Solo, Rabu (13/4/2005).Dia mengkhawatirkan terciptanya polarisasi kekuatan yang justru memungkinkan situasi kontra-produktif bagi PKB sendiri. Kondisi itu bisa terjadi jika puncak ketegangannya berubah menjadi benturan psikologis antara Gus Dur dengan para kiai sepuh.Menurut Hussein, forum muktamar seharusnya bisa dijadikan ajang evaluasi, konsolidasi serta penyusunan strategi baru. Namun jika benturan itu terjadi maka akan berubah menjadi konflik kepentingan secara terbuka yang akan menghabiskan tenaga.Tim Sukses di DaerahKondisi tersebut bisa bertambah runyam jika silang-sengkarut kepentingan yang sekarang sedang terjadi di elit PKB berimbas ke bawah sehingga polarisasi terbuka merembet pada massa atau setidaknya para utusan muktamar dari daerah.Selain itu Hussein jika melihat fenomena tidak sehat yang dilakukan oleh beberapa oknum panitia daerah Muktamar II PKB yang akan digelar di Semarang pertengahan April ini.Fenomena itu adalah ada panitia yang menjadi tim sukses calon kandidat ketua umum. Hingga saat ini, kata dia, di kepanitiaan daerah setidaknya ada tim sukses dari dua kandidat calon ketua umum.Dia juga khawatir keterlibatan para panitia menjadi tim sukses salah seorang kandidat akan menimbulkan diskriminasi dalam melayani seluruh peserta muktamar. "Kalau itu sampai terjadi maka akan sangat membahayakan jalannya demokratisasi yang diperjuangkan PKB karena muktamar bisa berjalan secara tidak fair," tandasnya.Bahwa nantinya akan memilih salah seorang calon ketua umum, itu sudah menjadikeniscayaan dan hal itu menjadi hak pribadi untuk menentukan pilihan kepadasiapapun. Tapi kalau panitia menjadi tim sukses, menurutnya sudah tidak bisadibenarkan karena mereka harus melayani kepentingan semua peserta secara adil. (mar/)


Berita Terkait