Sandiaga Sindir Ahok-Djarot di Hadapan Pengusaha UMKM Jakbar

Sandiaga Sindir Ahok-Djarot di Hadapan Pengusaha UMKM Jakbar

Bisma Alief Laksana - detikNews
Sabtu, 14 Jan 2017 13:50 WIB
Sandiaga Sindir Ahok-Djarot di Hadapan Pengusaha UMKM Jakbar
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno berdialog dengan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Dia menyentil cagub-cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat yang hanya berpihak pada pengusaha besar.
Sandiaga menyentil Ahok dan Djarot hanya berpihak kepada pengusaha besar.Sandiaga menyentil Ahok dan Djarot hanya berpihak kepada pengusaha besar. (Bisma Alief/detikcom)


"Kemarin, setelah debat, kembali lagi kami disuguhi pesimisme dari pasangan nomor urut 2 (Ahok-Djarot), yang mengatakan UMKM yang sukses cuma 10 persen. Padahal, kalau ada pendampingan, bisa dibalik (10 yang gagal). Pola pikir pemerintah sekarang, semua harus diwadahi pemerintah, makanya terjadi ketimpangan besar karena cuma berpihak pada pengusaha besar," kata Sandiaga.

Hal ini disampaikan Sandiaga kepada peserta acara yang hadir saat acara 'Sabtu OK OCE' bersama pemilik UMKM di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, di Mega Anggrek Hotel, Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (14/1/2017).

Sandiaga bercerita, banyak warga yang mengeluhkan soal izin usaha. Menurut Sandiaga, warga mengeluh karena selama ini mereka merasa dipersulit bila ingin merintis usaha. "Banyak yang ngeluh ke saya, kalau mencari izin (usaha) itu sulit karena ada zona dan ketentuan. Ini salah satu bentuk bahwa pemerintah mengekang terlalu berlebihan pada UMKM," ujar Sandiaga.
"Di program OK OCE, semua boleh memulai sesuatu di rumah. Contoh Microsoft dan Apple saja mulainya di garasi. Kalau waktu itu pemerintah Amerika Serikat melarang usaha di rumah, nggak mungkin ada itu," lanjutnya.

Sebagai seorang pengusaha, Sandiaga mengatakan penggunaan teknologi sangat bermanfaat untuk mengembangkan bisnis para UMKM. Dia mengambil contoh kesuksesan Airbnb, sebuah jaringan hotel berbasis online yang menawarkan rumah warga sebagai hotel. Menurut Sandiaga, saat ini kesuksesan Airbnb sudah mengalahkan kesuksesan hotel-hotel ternama di dunia.

"Perusahaan hotel terbesar di dunia bukan lagi Hilton, Best Western, dan nama besar lain, tapi perusahaan yang nggak punya kamar, nggak punya room service, nggak punya kolam renang, namanya Airbnb. Itu berbasis online," papar Sandiaga.

"Ke depan, semua UMKM harus berbasis online dan digital. Kalau mau merebut ekonomi kerakyatan, kita harus pakai digital," imbuhnya.
Sandiaga berpesan agar semua pengusaha UMKM harus berbasis online dan digital.Sandiaga berpesan semua pengusaha UMKM harus berbasis online dan digital. (Bisma Alief/detikcom)

Sandiaga pun memiliki pesan khusus kepada para pengusaha di Indonesia. Dia meminta para pengusaha tidak meninggalkan dunia usaha. Alasannya, saat ini Indonesia sangat membutuhkan pengusaha untuk memajukan ekonomi.

"Saya bilang ke orang di dunia usaha, jangan tinggalkan dunia usaha kecuali sudah makmur banget. Pengusaha yang ada sekarang jalan di tempat. Ini kesempatan emas, peluang membangkitkan dunia usaha kita," tutup Sandiaga. (aan/fjp)
Berita Terkait