Kunjungi STIP, Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan Taruna

Kunjungi STIP, Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan Taruna

Galang Aji Putro - detikNews
Kamis, 12 Jan 2017 18:17 WIB
Kunjungi STIP, Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan Taruna
Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan taruna STIP, Kamis (12/1). (Galang Aji Putro/detikcom)
Jakarta - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini terkait dengan tewasnya seorang taruna tingkat I jurusan nautika, Amirullah Adityas Putra, yang diduga dianiaya seniornya.

Setelah mengadakan pertemuan tertutup dengan Plt Ketua STIP Arifin Soenardjo dan Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, rombongan anggota Komisi V DPR RI sempat meninjau dormitory tempat tewasnya Amirullah. Di lorong barak taruna itu, anggota Komisi V DPR RI Djoni Rolindrawan sempat berdialog dengan taruna STIP.

"Kamu pernah dipukul senior?" tanya Djoni, yang juga merupakan alumni STIP tahun 1977, Kamis (12/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siap, Pak. Tidak pernah," jawab salah seorang taruna tingkat I STIP bernama Muhammad Irfan.

Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan Taruna STIP, Kamis (12/1).Anggota Komisi V DPR Berdialog dengan taruna STIP, Kamis (12/1). (Galang Aji Putro/detikcom)
Politikus Hanura itu mencoba menggali informasi lebih dalam lagi dari taruna tersebut. Djoni juga menanyakan soal seleksi yang dilakukan taruna untuk bisa masuk ke STIP.

"Takut jawab jujur karena diancam senior, ya? Masuk sini ikut tes atau nyogok?" tanya dia lagi.

"Kami ikut tes, Pak," jawab Irfan tegas.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Komisi V DPR RI memberikan tiga rekomendasi kepada STIP terkait tewasnya Amirullah. Tiga rekomendasi itu adalah penutupan STIP, penutupan STIP sementara waktu dan penitipan taruna ke STIP terdekat, serta STIP tetap boleh beroperasi dengan syarat pengawasan yang diperketat. (elz/ear)


Berita Terkait