Tri Pernah Curhat ke Orang Tua soal Keamanan di Kosan Lamanya

Tri Pernah Curhat ke Orang Tua soal Keamanan di Kosan Lamanya

Galang Aji Putro - detikNews
Senin, 09 Jan 2017 21:36 WIB
Tri Pernah Curhat ke Orang Tua soal Keamanan di Kosan Lamanya
Foto: Galang Aji Putro/detikcom
Jakarta - Ibunda Tri Ari Yani Puspo Arum, Sri Ratna (53), mengaku pernah mendapat cerita dari putrinya itu soal tempat kos yang ditinggalinya. Tri pernah memergoki seseorang di dekat sepeda motor yang diparkir di sekitar kosannya.

Ratna mengatakan anaknya itu baru sebulan tinggal di tempat kos di Jalan Kebon Jeruk, RT 08 RW 11, Jakarta Barat. Sebelumnya, dia tinggal di sebuah tempat kos di Jakarta Barat.

Saat di kosan lamanya itu, Tri pernah secara tak sengaja memergoki seorang pria sedang melakukan aktivitas di dekat sepeda motor miliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Arum pernah cerita, di kosan dia yang lama, dia sempat mergoki cowok di dekat motor. Begitu Arum keluar, orangnya kaget dan kabur," katanya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017).

Ayah Arum, Hasyim Efendi, pun membenarkan hal itu. Menurutnya, pria itu diduga telah menukar sparepart motor Arum dengan barang bekas. Sebab, saat Hasyim mendapatkan laporan itu dari anaknya, ia pun langsung membawa motor itu ke bengkel.

"Ya, jadi dia itu tukar barang bekas ke motor anak saya. Begitu saya bawa ke bengkel, kata montir (sparepart) bukan bawaan dari pabrikan," sambung Hasyim.

Merasa kos-kosan tidak aman, Arum pun memutuskan pindah dari kos-kosan lamanya itu. Di kos-kosan yang lama, Arum tinggal bersama seorang temannya. Namun, di kos-kosan yang baru, Arum tinggal seorang diri.

"Kalau yang baru ini dia sendirian. Tadi ada info, semalam juga ada pria yang datang ke kosan Arum," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Arum ditemukan tewas tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB di kamar kosnya, Jl Kebon Jeruk, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jasad Arum ditemukan oleh temannya yang bernama Zainal Abidin dan sempat dibawa ke RS Siloam, tapi nyawanya tak terselamatkan.

(jor/kst)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini