Plesetan Pancagila, JK: Setiap Negara Harus Saling Menghormati

Plesetan Pancagila, JK: Setiap Negara Harus Saling Menghormati

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Jumat, 06 Jan 2017 15:19 WIB
Plesetan Pancagila, JK: Setiap Negara Harus Saling Menghormati
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - TNI menghentikan sementara kerja sama dengan militer Australia terkait adanya insiden penghinaan terhadap lambang negara Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan setiap negara harus saling menghormati.

"Soal Australia, saya kira sudah jelas itu suatu negara harus saling menghormati," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2017).

JK mengatakan pembekuan kerja sama militer dengan Australia bersifat sementara. Pembekuan ini dilakukan karena pemerintah, khususnya TNI, menilai ada hal yang tidak pantas yang terjadi di markas militer Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: TNI Setop Kerja Sama dengan Australia karena Plesetan Pancagila

"Karena ada yang menurut pandangan kita tidak pantas, pemerintah harus bereaksi. Karena ini dari TNI, berarti reaksinya TNI," ucapnya.

JK menambahkan, tidak ada perbedaan pendapat yang terjadi antara pihak TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Menurutnya, pihak Australia telah melakukan klarifikasi terhadap persoalan prinsip yang dipermasalahkan oleh TNI.

"Kalau sudah klarifikasi, kalau sudah minta maaf, sudah bisa dibicarakan," kata JK.

Tidak hanya klarifikasi, pemerintah Australia telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Indonesia.

"Bagi suatu negara yang minta maaf, berat juga itu," terangnya.

(tfq/nkn)


Berita Terkait