Pemerintah Tidak Punya Target Waktu Penanganan Gempa Nias

Pemerintah Tidak Punya Target Waktu Penanganan Gempa Nias

- detikNews
Senin, 11 Apr 2005 22:49 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak mempunyai kerangka waktu yang tegas dalam melaksanakan setiap tahapan pengananan pasca gempa bumi di Nias. Sejauh ini belum dapat dipastikan sampai kapan tanggap darurat berlangsung. Terutama kegiatan evakuasi para korban.Hal ini diakui oleh Menko Kesra Alwi Shihab usai Sidang Kabinet Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2005)."Ya, tuntas dalam waktu tidak terlalu lama lah. Tidak perlu kita tetapkan tanggal," jawab Alwi atas pertanyaan wartawan tentang target penyelesaian tanggap darurat.Pernyataan tersebut ia sampaikan usai mengikuti rapat kabinet terbatas membahas kemajuan dari kegiatan pelaksanaan penanganan tanggap darurat pasca gempa di Nias. Rapat diikuti oleh Wapres Jusuf Kalla serta ketiga menteri koodinator dan pada menteri teknis terkait.Menurut Alwi, berdasar perkembangan terakhir di lapangan, boleh dikatakan saat ini kegiatan tanggap darurat hampir selesai. Indikasinya adalah dapat dicegahnya bahaya kelaparan, pelayanan medis bagi para korban tidak perlu lagi dilakukan di Medan tapi sudah bisa di Gunung Sitoli dan para pengungsi telah tertampung di tenda-tenda pengungsian. โ€œMakanan sudah mencukupi, betul bahwa distribusi masih tersendat tapi tidak ada kekhawatiran ada daerah yang kelaparan,โ€ ujarnya sambil tersenyum.Meski menyatakan optimis bahwa kendala-kendala teknis yang ada di lapangan dari hari ke hari sudah bisa diatasi, Alwi tidak dapat menargetkan sampai kapan tanggap darurat akan berlangsung. Untuk kemudian dapat segera ditindaklanjuti dengan kegiatan rehabilitasi dan rekontruksi daerah terkena bencana.Kenyataan ini berbeda jauh dengan apa yang terjadi pasca gempa bumi dan Tsunami di Aceh pada 26 Desember tahun lalu. Untuk menangani akibat bencana yang menelan ratusan ribu korban jiwa tersebut, pemerintah menenetapkan kerangka waktu yang tegas berikut target pencapaian yang akan dievaluasi secara berkala. Seluruh rangkaian kegiatan tanggap darurat itu sendiri, sejak ditargetkan harus berakhir pada 26 Maret 2005.Dikonfirmasi mengenai hal itu, Alwi menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan perlakuan yang berbeda antara kedua bencana tersebut. Sejumlah kendala teknis dan geografis di Nias,menyebabkan pihaknya sulit menetapkan tanggal penyelesaian setiap tahap tanggap darurat. "Tidak usah minta tanggal lah. Kan tidak harus selalu tanggal 26, yang memberikan tanggal itu Presiden. Saya takut kualat kalau kasih tanggal," elaknya. (ism/)


Berita Terkait