Pimpinan MPR Minta Wacana Pembentukan 3 Lembaga Baru Dikaji Serius

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 05 Jan 2017 13:41 WIB
Hidayat Nur Wahid (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Dalam waktu yang berdekatan, pemerintah mewacanakan pembentukan 3 lembaga baru, yaitu Dewan Kerukunan Nasional, Lembaga Pemantapan Pancasila, dan Badan Siber Nasional (Basinas). Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta langkah tersebut dikaji serius.

"Kalau yang saya lihat yang akan tumpang-tindih yaitu Dewan Kerukunan Nasional. Kalau Dewan Kerukunan Nasional penting dikaji betul kan sudah ada forum KUB (Kerukunan Umat Beragama) dan lembaga lain. Kalau dimaksimalkan, akan lebih baik sehingga tidak menghadirkan tumpang-tindih," ujar Hidayat saat berbincang, Kamis (5/1/2017).

Baca Juga: Presiden Jokowi Setujui Terbentuknya Dewan Kerukunan Nasional

Politikus PKS ini secara umum mendukung wacana pembentukan Lembaga Pemantapan Pancasila karena belum ada lembaga lain yang mengambil peran tersebut. Tetapi Hidayat mengimbau lembaga tersebut dibentuk agar masyarakat Indonesia lebih mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

"MPR kan juga sosialisasi empat pilar dan kami mengajak Presiden untuk terlibat dalam sosialisasi. Dari Pancasila dimantapkan lagi agar bangsa Indonesia betul-betul Pancasilais, dan jangan diartikan untuk melawan Islam," tutur Hidayat.

Baca Juga: Jokowi Setuju Pembentukan Lembaga Pemantapan Pancasila, Ini Alasannya
Sementara itu, Hidayat memahami maksud pemerintah akan membentuk Badan Siber Nasional. Namun dia berharap agar lembaga tersebut dibuat bukan untuk memata-matai kegiatan masyarakat.

"Kalau Basinas dalam rangka betul-betul menyematkan Indonesia dari kejahatan cyber, seperti hoax, saya kira masih bisa dimengerti. Tapi harus dipastikan bukan dalam rangka memata-matai kegiatan masyarakat, tetapi penting dihadirkan menyelamatkan Indonesia dari perilaku anarkis," pungkasnya.

Baca Juga: Menko Polhukam Wacanakan Bentuk Badan Siber Nasional

Secara keseluruhan, Hidayat meminta masyarakat mendengarkan penjelasan Jokowi soal tiga lembaga tersebut. Menurut Hidayat, tiga lembaga tersebut perlu dikaji secara serius.

"Pertama, kita juga mendengarkan penjelasan Jokowi yang ingin menghadirkan lembaga yang ada dan menghapuskan lembaga tidak efektif. Perampingan itu bisa dimengerti. Menurut saya, penting dikaji serius soal tiga lembaga itu," imbuh Hidayat. (dkp/imk)