Jelang Kenaikan Tarif, Ribuan Warga Antre Urus BPKB

Jelang Kenaikan Tarif, Ribuan Warga Antre Urus BPKB

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 05 Jan 2017 12:02 WIB
Jelang Kenaikan Tarif, Ribuan Warga Antre Urus BPKB
Warga antre mengurus BPKB (Amel/detikcom)
Jakarta - Menjelang kenaikan biaya PNBP (penerimaan negara bukan pajak) dalam pengurusan administrasi kendaraan, ribuan orang antre di loket Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk mengurus BPKB. Mereka antre sejak subuh.

"Iya ini saya mau mengurus balik nama motor anak saya, kan hari ini terakhir. Mudah-mudahan bisa dapat nomor antrean," ujar seorang warga Pesanggrahan, Jaksel, Rizal (59), di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Rizal memburu pengurusan balik nama BPKB motornya hari ini lantaran hari terakhir menjelang diberlakukannya tarif baru untuk pengurusan balik nama kendaraan. Untuk diketahui, tarif untuk balik nama BPKB motor yang tadinya Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan lumayan jauh perbedaannya, cukup memberatkan juga ini," imbuh Rizal.

Pantauan detikcom di Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, antrean masyarakat yang hendak mengurus BPKB mengular hingga ke halaman. Kondisi ini berbeda dari hari-hari sebelumnya, karena hari ini merupakan hari terakhir sebelum kenaikan tarif PNBP diberlakukan pada Jumat (6/1) besok.

Antrean yang sama terlihat di Gedung Samsat Jakarta Selatan. Bahkan halaman parkir kendaraan pun dipadati oleh warga yang mengurus administrasi kendaraan di gedung Samsat Jaksel, yang masih berada di dalam kompleks Markas Polda Metro Jaya.

Antrean kendaraan yang masuk ke Markas Polda Metro Jaya mengular hingga ke kawasan SCBD. Hal ini pun menimbulkan kemacetan di kawasan SCBD.

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Iwan Saktiadi mengatakan pemohon mulai antre sejak subuh tadi.

"Ini belum dibuka, subuh sudah pada ngantre, ada sekitar dua ribuan yang antre. Sebelumnya antreannya sekitar 500-an, tapi sekarang lebih banyak karena hari terakhir," ujar Iwan saat ditemui di lokasi.

Jelang Kenaikan Tarif, Ribuan Warga Antre Urus BPKBWarga antre mengurus BPKB (Amel/detikcom)


Iwan menilai melonjaknya antrean pemohon hari ini bukan karena kurangnya sosialisasi soal kenaikan biaya PNBP tersebut.

"Lho nggak, justru ini masyarakat yang mengerti. Ini bukan hari ini, tapi dari seminggu lalu. Kita layani sampai selesai," ucap Iwan.

Menurut Iwan, kenaikan tarif PNBP membuat animo masyarakat meningkat untuk membayar administrasi kendaraan, khususnya dalam pengurusan BPKB.

"Masyarakat ingin menyelesaikan hari ini, karena asumsinya mereka (yang naik) pajak. PNBP kan bukan pajak yang terkait material BPKB, STNK, makanya masyarakat berbondong-bondong hari ini," imbuh Iwan.

Meski begitu, pihaknya tetap melayani masyarakat. Polisi bahkan membuka 'posko' untuk menampung berkas kendaraan pemohon di halaman gedung Ditlantas Polda Metro Jaya. Polisi akan melayani sampai antrean masyarakat hari ini habis.

"Tapi tidak masalah tetap kita layani. Bu Menkeu sampaikan bahwa Indonesia di seantero ini terhitung paling murah dan, pertimbangannya, pendukung material ini kan mahal, seperti buku BPKB ada material pengamannya yang nggak bisa dicetak biasa," terang Iwan soal alasan pemerintah menaikkan biaya PNBP. (mei/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads