YLKI: Naik 25 %, Pertamax Harus Kualitas Internasional
Senin, 11 Apr 2005 16:22 WIB
Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyetujui keputusan Pertamina yang menaikan harga pertamax sebesar 25 persen asalkan dibarengi dengan peningkatan kualitas."Ya soal harga setuju atau tidak masyarakat yang mau beli. Itu golongan yang mampu. Tetapi siapapun dia, masyarakat yang bisa beli kalau kualitas nggak internasional apakah itu pantas untuk dibeli," kata Ketua YLKI Indah Suksmaningsih usai peluncuran dan bedah buku berjudul Melawan Ketergantungan Minyak Bumi di Wisma Antara, Jakarta, Senin (11/5/2005).Menurut dia, kualitas pertamax masih di bawah standar. "Iya, artinya dibandingkan standar internasional. Jadi kalau sekarang dia bicara harga harus mengacu internasional kenapa tidak bicara kualitas internasional," imbuhnya.Pertamina akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertamax plus menjadi sekitar Rp 5.000 per liter. Harga pertamax sebelumnya berkisar Rp 4.000.
(aan/)











































