Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru 2017 Diprediksi Terjadi Hari Ini

Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru 2017 Diprediksi Terjadi Hari Ini

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 02 Jan 2017 18:44 WIB
Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru 2017 Diprediksi Terjadi Hari Ini
Ilustrasi lalu lintas tol (Foto: A Setyanto)
Jakarta - Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur tahun baru 2017 terjadi hari ini, Senin 2 Januari. Sampai sore ini, sejumlah gerbang tol menuju Jakarta terjadi peningkatan volume kendaraan.

"Puncak arus balik tahun baru 2016 diperkirakan jatuh pada hari ini, tanggal 2 Januari 2017," ujar APV Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (2/1/2017).

Jasa Marga memantau pergerakan kendaraan yang ke Jakarta di 3 gerbang tol utama, yakni dari arah Merak di GT Karang Tengah arah Jakarta, Gerbang Tol Cikarang Utama (dari arah Bandung dan Jawa Tengah) dan Gerbang Tol Cimanggis Utama (dari arah Bogor), terjadi peningkatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Gerbang Tol Karang Tengah arah Jakarta, total ada 100 ribu kendaraan yang masuk atau naik 4,1% dari Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) normal yang mencapai 96 ribu kendaraan. Sedangkan di Gerbang Tol Cikarang Utama arah Jakarta total ada 95 ribu kendaraan yang masuk atau naik 25% dari LHR normal 76 ribu kendaraan.

"Sedangkan di Gerbang Tol Cimanggis Utama arah Jakarta total 86 ribu kendaraan atau naik 19,4% dari LHR normal 72 ribu kendaraan," imbuh Heru.

Untuk mengantisipasi kemacetan di ketiga gerbang tol utama tersebut, Jasa Marga membuka 21 exit tol. Ditambah, tiga gardu 'reversible' sudah dibuka, sehingga total yang dibuka 24 gardu.

Di Gerbang Tol Cikarang Utama, optimalisasi gardu exit ada 17 gardu reguler dan empat Gerbang Tol Otomatis (GTO) yang dibuka. Reversibe empat Gardu dioperasikan ketika mengalami kepadatan (mengurangi jumlah gardu entrance).

"Dalam kondisi darurat untuk meningkatan kapasitas transaksi di gerbang tol dilakukan optimalisasi kapasitas GTO, yaitu dengan mekanisme transaksi non tunai pada GTO menjadi transaksi tunai atau tapping e-Toll yang dilakukan petugas pengumpul tol," lanjut Heru.

Untuk mengantisipasi kepadatan di jalur, pihak Jasa Marga bekerja sama dengan aparat kepolisian melakukan diskresi di lokasi-lokasi, seperti dengan melakukan buka-tutup rest area di ruas Tol Jakarta Cikampek (TIP 62/B, TI 52/B, TIP 42B) dan rest area ruas Tol Purbaleunyi (TIP 97/B).

Petugas juga akan melakukan pengalihan arus lalu lintas melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 2 dan masuk melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 4 (tarif tol sama). Contra flow akan diberlakukan apabila jalur menuju Jakarta sudah sangat padat, dengan melihat kondisi jalur arah sebaliknya lengang.

"Apabila sudah sangat diperlukan dengan tujuan mengatur arus/flow lalu lintas agar tidak ada satu ruas Jalan Tol yang padat sementara ruas Jalan Tol lain lengang, akan diberlakukan contra flow arus balik dari Km 65+000 sampai dengan 50+000 (arah Jakarta)," pungkasnya.

(mei/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads