Dalam sambutannya, cagub Rano Karno mengucapkan terima kasih banyak atas kedatangan ribuan warga yang antusias datang sekaligus untuk menghadiri acara Maulid Nabi.
Menurut Rano, ini kunjungan yang kesekian kali ke Malingping Lebak. Ia bercerita bahwa pertama kali ke daerah selatan Banten dirinya mengaku berkecil hati dan terkejut. Bagaimana tidak, jalan provinsi yang panjangnya puluhan kilometer rusak parah selama bertahun-tahun. Bahkan setelah provinsi berdiri pada tahun 2000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Bahtiar Rivai/detikcom |
Dalam pandangannya, Banten saat ini sedang mencoba bangkit dari tidur terlelap yang cukup lama. Bagaimana tidak, infrastruktur di Banten selatan sekarang sedang diperbanyak pembangunannya. Jembatan-jembatan sedang dibangun dan diperbaiki.
"Alhamdulillah jembatan Bolang Malingping akhir tahun sudah bisa dilewati, ada 10 jembatan lagi akan diperbaiki," kata Rano.
Cawagub Embay, yang juga hadir menemani pasangannya mengatakan bahwa selatan Banten merupakan daerah yang sejak lama tertinggal pembangunannya. Bagaimana tidak, ia pernah melakukan perjalanan dari Kabupaten Pandeglang ke Malingping Lebak selama 9 jam.
"Dua tahu lalu saya pernah melapor ke Rano saat menjadi gubernur. Kondisinya di sini memprihatinkan. Tolong bantu saudara saya di Banten selatan," ujar Embay Mulya Syarief.
Buktinya, tambah Embay, setelah melaporkan hal tersebut kondisi wilayah selatan sekarang sudah jauh lebih baik. Jalan utama dari Saketi di Pandeglang sampai Malingping dibeton dan dapat ditempuh hanya 2 jam perjalanan.
"Sangat wajar orang Malingping sampai Bayah dan daerah perbatasan harus mendung Rano Karno," ujarnya. (bri/tor)












































Foto: Bahtiar Rivai/detikcom