Kisah Amuk Massa dan Rampok di Parkiran Giant

Kisah Amuk Massa dan Rampok di Parkiran Giant

- detikNews
Jumat, 08 Apr 2005 10:43 WIB
Jakarta - Apa yang terjadi jika 100 orang mengamuk? Batu batu besar beterbangan. Batangan besi dan benda keras lainnya menghujam ke dua mobil angkot. Rusak parahlah angkot itu. Kemarahan massa itu terjadi setelah seorang tukang ojek ditabrak angkot itu hingga nyawanya meregang dari tubuhnya. Tewas.Kisah amuk massa tercatat dalam laporan gabungan di Polda Metro Jaya pada Jumat (8/4/2005) pagi ini. Maraknya amuk itu sendiri, meledak pada Kamis (7/4/2005) pada pukul 19.30 WIB di Jl. Raya Gatot Subroto, Curug, Tangerang.Sang korban tewas yang dilindas angkot itu adalah Janter. Janter adalah tukang ojek yang tinggal di Kampung Kebun Cau, Jatake, Tangerang. Dua angkot -- B 1049 CU dan B 2304 -- yang merenggut nyawa Janter kini ditahan di Polres Tangerang. Nasib kedua sopir angkot itu masih belum jelas.Perampokan dengan KekerasanCerita lain yang masuk ke laporan Polda Metro Jaya, adalah kisah tragis yang menimpa Azhar Laena, 31 tahun. Azhar yang tinggal di Pengasinan Raya I no 46 Rawa Lumbu, Bekasi menjadi korban perampokan.Uang tunai Rp 30 juta, sebuah cek Bank Mandiri, dua buah cek Bank Bukopin dan tiga buku tabungan terdiri dari Bank Mandiri, Bukopin dan BCA amblas digasak perampok. Nasib naas Azhar terjadi di areal parkir Giant Hypermarket, Jl. Ahmad Yani Marga Jaya Bekasi, Kamis (7/4/2005) pukul 13.30 WIB.Azhar meninggalkan minibusnya di areal parkir itu. Ketika dia balik, yang didapatinya, kaca sebelah kanan tengah minibusnya hancur. Tidak hanya itu. Harta benda yang ditinggalkannya di dalam minibus amblas. Naas memang! (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads