"Kepada yang terhormat, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri dengan kondisi yang semakin tidak menentu ini, saya atas nama ulama salaf Banten mohon agar nilai-nilai Pancasila dihayati dan diamalkan kembali dengan sebaik mungkin," kata KH Murtadlo Dimyati, ulama pengasuh Pondok Pesantren Cidahu, Pandeglang, Banten melalui pesan singkat kepada Detikcom, Kamis (8/12/2016).
Menurut Kiai Murtadlo, sejak reformasi kondisi bangsa semakin tak menentu akibat pengaruh globalisasi. Akibatnya, generasi muda saat ini semakin jauh dari nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila. Budaya gotong-royong dan toleransi semakin terkikis, berbagai macam ideologi yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia kembali masuk.
Karena itu, lanjut Kiai Murtadlo, saat ini sudah sangat diperlukan lagi pendidikan Pancasila melalui pengamalan dan penghayatan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Pengamalan nilai moral Pancasila ini menurutnya harus diamalkan kepada seluruh lapisan masyarakat hingga birokrat di pemerintahan.
"Makanya kami meminta ini, dan Panglima TNI dan Kapolri serius tentang masalah ini juga," ujar Abuya Murtadlo, sapaan akrab putra almarhum KH Muhammad Dimyati Cidahu, Pandeglang ini. (bri/dnu)











































