Amien Pamit ke Massa PAN

Amien Pamit ke Massa PAN

- detikNews
Kamis, 07 Apr 2005 16:08 WIB
Semarang - Ketua Umum DPP PAN Amien Rais menyampaikan pidato pamungkas di depan massa PAN (Partai Amanat Nasional). Amien menyatakan tidak mencalonkan lagi sebagai ketua umum PAN. Amien pamit undur diri. Pidato pamungkas Amien itu disampaikan saat membuka Pesta Rakyat sebagai bagian acara kongres II PAN di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Kamis (7/4/2005). Acara ini dihadiri oleh ribuan simpatisan PAN. Para kandidat ketua umum PAN dan peserta kongres juga hadir. Dengan mengenakan stelan jas, Amien Rais tampil di atas panggung. Saat pidato, hujan rintik-rintik membasahi lapangan tersebut. "Saya terharu ini adalah penampilan terakhir saya sebagai ketua umum PAN. Saya akan mundur. Tetapi, hati, kecintaan, dan dedikasi saya tetap untuk PAN, karena saya juga berkomitmen untuk terus membesarkan PAN," kata Amien yang disambut tepuk tangan. "Komitmen saya ini tidak hanya saat menjabat ketua umum partai atau menjadi ketua MPR saja. Saya akan terus membesarkan PAN, tetapi itu bukan tujuan terakhir. Bila PAN jaya, insya Allah reformasi terus berjalan," imbuhnya. Menurut Amien, pemimpin boleh datang dan pergi. "Dan insya Allah PAN ke depan akan tetap tangguh dan tidak bergantung kepada Amien rais saja. Insya Allah, akan ada Amien Rais yang lebih banyak lagi. Itu tidak seperti tokoh-tokoh politik yang lain, kalau sudah duduk berlama-lama, lupa berdiri. Kalau saya tidak seperti itu," ujar Amien yang disahut tepuk tangan simpatisan PAN. Selanjutnya, Amien juga menyatakan, bila dirinya tetap maju lagi sebagai calon ketua umum PAN, maka dirinya akan menang. "Tapi, itu akan membuat PAN redup. Ibaratnya sebuah parit atau sungai, bila airnya tidak mengalir, maka akan banyak penyakit dan ada nyamuknya," kata dia. Selain itu, Amien juga menyatakan, di arena kongres PAN tidak ada demo, meski kandidat ketua umum PAN banyak, tidak seperti partai politik lain. "Jadi, dalam kongres nanti, tidak ada PAN Perjuangan, tidak ada PAN Pembaruan atau PAN tandingan. Tetapi, kepemimpinan PAN itu kolektif. Persaingan antara kandidat itu hanya dalam arena kongres saja. Dan di luar, mereka tetap bersatu dan bersama," kata dia. Di bagian akhir pidatonya, Amien juga menyampaikan tausiyah politik. "Saya berharap PAN tetap lima besar, tidak hanya 53 kursi, tetapi insya Allah harus 100 kursi di masa depan," ungkapnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads