Anies menjadi satu-satunya cagub yang hadir dalam acara deklarasi dukungan anti kekerasan perempuan di Festival Budaya Perempuan di Gedung Olahraga (GOR) Jakarta Timur, Jalan Otista, Jakarta Timur, Kamis (8/12/2016). Ia mengkritisi absennya pasangan lain dalam acara penanda tanganan deklarasi dukungan terhadap perempuan.
"Jangan sok tahu masalah perempuan, kami bukan hanya memberi program tapi gerakan. Saya langsung ke sini karena berkomitmen bahwa perempuan bukan hanya bagian dari kebijakan pemerintah. Tapi kami ingin kolaborasi dengan perempuan," ujar Anies dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Fida/detikcom |
Anies berpendapat programnya nanti akan dikembangkan dengan keterlibatan penuh perempuan. "Ini anggaran kami buat. Ibu yang sudah bergerak pasti tahu persis masalah di lapangan," tambahnya
Anies juga berharap wanita dapat lebih mandiri melalui program pendidikan. Dia mengatakan hanya dengan pendidikan dapat mengangkat martabat perempuan.
"Komitmen kita juga pada pendidikan. Yang membuat saya sekolah saat ini karena nenek dan ibu saya dulu juga sekolah. Tanpa perempuan sekolah saya tidak di sini. Di Jakarta yang miskin tetap miskin karena tidak mendapat pendidikan yang layak," pungkasnya.
Foto: Fida/detikcom |
Sejatinya, acara yang diadakan oleh Institut Kapal Perempuan dan Sekolah Perempuan Ciliwung ini akan diwujudkan dalam bentuk diskusi antar tiga cagub membahas masalah visi-misi program pemberdayaan perempuan. Namun, dari 3 cagub, hanya Anies Baswedan yang datang dalam acara tersebut.
"Semua kandidat kami undang. Tapi kalau dari Pak Agus yang datang perwakilannya saja, kalau Pak Djarot rencananya hadir, Pak Anies sudah konfirmasi datang," kata salah satu panitia bernama Febi. (fdu/imk)












































Foto: Fida/detikcom
Foto: Fida/detikcom