BPBD Banten Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

BPBD Banten Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 06 Des 2016 16:05 WIB
BPBD Banten Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Banjir di Padarincang di Banten/Foto: Bahtiar Rifai-detikcom
Serang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten memetakan wilayah yang rawan banjir dan longsor. Saat ini status darurat bencana sudah diberlakukan di Lebak.

Kepala BPBD Banten, Sumawijaya mengatakan, potensi bencana banjir berada di wilayah Tangerang, Kota Serang dan Kabupaten Serang. Di Kabupaten Serang, banjir sudah terjadi di dua kecamatan yakni Padarincang dan Cinangka.

"Lebak sudah menyatakan darurat bencana, nanti ada 3 kabupaten yang akan menyatakan darurat bencana," kata Sumawijaya saat ditemui wartawan di kantor BPBD Banten Jl. Brigjen K.H Syam'un, Serang, Selasa (6/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk daerah potensial longsor terdapat di dua kabupaten yakni Lebak dan Pandeglang. Kedua wilayah tersebut memiliki kontur tanah di atas kemiringan 35 derajat.

 Kepala BPBD Banten SumawijayaFoto: Bahtiar Rifai-detikcom
Kepala BPBD Banten Sumawijaya


Sementara itu, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Serang, puncak musim hujan akan terjadi pada Januari 2017 mendatang. Cuaca ekstrim di Banten berpotensi terjadi seperti hujan lebat, puting beliung dan petir.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Serang, Tri Tjahyo mengatakan sudah memberikan peringatan dini terkait adanya potensi cuaca ekstrim di Banten.

"BMKG sudah memberi peringatan dini dari tanggal 3 sampai 8 Desember terkait cuaca ekstrim. Sebagian besar itu terjadi, Lebak ada longsor dan daerah lain terkena banjir," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom. (bri/fdn)


Berita Terkait