"Sudah ada klarifikasi dari Bawaslu bahwa itu bukan money politics. Itu adalah anggaran dari program pemberdaan masyarakat," kata Sylvi saat menghadiri acara selamatan khitanan anak Eko Purnomo, Balai Soedirman, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).
Sylvi dan Agus akan tetap menjalankan program meski ada kontroversi. "Kalau kita yakin dan bukan pelanggaran akan kami lanjutkan. Itu program pemberdayaan masyarakat," ujar Sylvi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu merupakan dugaan pelanggaran administrasi karena yang disampaikan Pak Agus di kampanye terkait program Rp 1 miliar itu tidak ada di visi dan misi. Karena tidak ada, jadi kita catat dugaan pelanggaran administrasi," kata Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti kepada wartawan, Kamis (1/12). (aan/aan)











































