DetikNews
Rabu 30 November 2016, 20:51 WIB

Presiden Jokowi: Kita Perlu Dakwah Lewat Media Sosial

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Presiden Jokowi: Kita Perlu Dakwah Lewat Media Sosial Foto: Jokowi Buka Tanwir Pemuda Muhammadiyah
Jakarta - Presiden Jokowi menyoroti isu yang berkembang di media sosial. Seringkali fitnah dan kebohongan ditebar lewat media sosial dari sumber yang tak bertanggung jawab.

"Berkaitan dengan media sosial, saya juga titip ini; masalah etika, masalah sopan santun, masalah akhlak dalam kita bicara di media sosial. Coba kita lihat satu bulan belakangan ini, apa yang ada di dalam media sosial saling cela, saling hujat, saling ejek, saling adu domba, banyak fitnah banyak kebohongan, apakah ini tata nilai Islami?" tutur Jokowi dalam sambutannya di penutupan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Hotel Narita, Tangerang, Banten, Rabu (30/11/2016).

Jokowi sebelumnya menjelaskan tentang keberagaman yang ada di Indonesia. Dia mencontohkan bahwa di satu daerah saja bisa terdapat bermacam bahasa dan ucapan salam yang berbeda-beda pula.

Seluruh masyarakat diminta ikut dalam menjaga keberagaman. Maka dari itu toleransi harus dikedepankan.

"Inilah perlunya dakwah lewat media sosial, dengan sebuah akhlak yang akhlakul karimah, sehingga yang saya sebut tadi (fitnah, kebohongan, saling ejek dan hujat) bisa hilang semuanya, yang ada yang baik-baik. Kita sampaikan integritas, kejujuran, mari kita sampaikan optimisme," ujar Jokowi.


(bag/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed