Gubernur Bali: Jangan Hanya Hafal Pancasila tapi Kelakuan Jauh dari Itu

Apel Nusantara Bersatu

Gubernur Bali: Jangan Hanya Hafal Pancasila tapi Kelakuan Jauh dari Itu

Prins David Saut - detikNews
Rabu, 30 Nov 2016 08:16 WIB
Gubernur Bali: Jangan Hanya Hafal Pancasila tapi Kelakuan Jauh dari Itu
Foto: David Saut/detikcom
Denpasar - Apel nasional Nusantara Bersatu yang digelar serentak secara nasional turut digelar di Bali. Peserta apel mendengarkan dan menyaksikan pembacaan puisi ke-Indonesia-an, lagu-lagu nasional dan pidato Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Di Bali, Nusantara Bersatu digelar di Lapangan Inti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Rabu (30/11/2016). Acara ini selain dihadiri Gubernur Pastika, juga dihadiri oleh Kapolda Bali Irjen (Pol) Sugeng Priyanto, Mayjen TNI Kustanto Widyatmoko, petinggi DPRD Bali, dan perwakilan instansi-instansi pemerintahan di Bali.

Gubernur Bali: Jangan Hanya Hapal Pancasila Tapi Kelakuan Jauh dari ItuFoto: David Saut/detikcom
Gubernur Pastika dalam sambutannya menyatakan Pancasila dan kebhinnekaan jangan hanya diketahui dan dihafal. Ia mengingatkan agar dua dari empat Pilar Kebangsaan itu harus bisa menjadi identitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai hari ini, tanyakan kepada para guru, apa itu Pancasila? Apa maksudnya Ketuhanan? Apa maksudnya Kemanusiaan? Apa maksudnya Persatuan? Apa maksudnya Kerakyatan? Apa maksudnya Keadilan Sosial?" kata Pastika.

"Jangan menghafal saja, jangan hanya mengakui Pancasila dan Bhinneka tapi kelakuan kita jauh dari itu. Tidak boleh ada yang memonopoli seolah-olah miliknya sendiri, paling benar sendiri, karena itu berpotensi memecah belah," tambahnya.

Gubernur Bali: Jangan Hanya Hapal Pancasila Tapi Kelakuan Jauh dari ItuFoto: David Saut/detikcom
Acara ini kemudian diselingi pembacaan puisi oleh seorang murid SD di Denpasar. Puisi tentang ke-Indonesia-an itu dilanjutkan dengan pembacaan doa 6 pemuka agama, yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Acara ini juga direncanakan ditutup dengan kirab menggunakan Anoa 2 buatan Pindad lebih dari 6 unit, pawai dan long march ratusan peserta Nusantara Bersatu. Para peserta juga mengenakan pita merah-putih dan tampak khusyuk mengikuti jalannya acara. (vid/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads