"Benar OTT oleh Satgas," kata Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (17/11/2016).
Menurut Dwi yang juga Ketua Tim Saber Pungli, penangkapan dilakukan karena AKBP B diduga meminta uang kepada pihak berperkara. Dwi membenarkan perkara yang dimaksud adalah dugaan korupsi cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Dwi belum membeberkan kapan dan dimana OTT dilakukan terhadap AKBP B.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya meminta tim saber pungli bekerja optimal menangani praktik penyimpangan di layanan publik. Bersih-bersih pungli ini juga dilakukan di internal Polri.
"Target dari tim ini adalah pungli di layanan publik, mulai dari masalah sertifikat, pengurusan KTP, SIM di Polri, pengurusan izin Balai POM, hak cipta paten merek. Semua yang berhubungan layanan publik, perizinan, ini sasaran untuk pungli. Semua layanan publik birokrasi pemerintah," kata Tito, Rabu (16/11). (idh/fdn)











































