"Saya pengrajin tempe pak, punya usaha tempe dengan karyawan tiga. Sehari bisa dua kuintal produksi pak," ujar salah satu pengrajin tempe bernama Dalari, di Jalan Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (16/11/2016).
Agus mendengarkan aspirasi pengrajin dengan seksama. Agus juga mengeluarkan buku catatanny untuk menulis apa yang diutarakan oleh pengraji tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain modal, Dalari juga mengeluhkan ancaman penggusuran. Karena usaha pembuatan tempenya berlokasi di pinggir sungai.
"Ini saya minta tolong agar tidak digusur, karena memang lokasi di pinggir sungai," pinta Dalari.
Agus menyatakan akan menyerap aspirasi tersebut. Mantan anggota TNI berpangkat Mayor ini berjanji akan memberikan solusi bagi masalah pengrajin tersebut bila terpilih nanti.
"Iya ini semua saya catat ya pak, mudah-mudahan bisa kita diskusikan lagi," pungkasnya.
(imk/imk)










































