"Ini diikuti oleh tim kampaye dan juga dari partai pendukung, tentu saja titik beratnya adalah pada konsolidasi. Dan kemudian merumuskan pola kampanye ke depan pasca Pak Ahok ditetapkan sebagai tersangka," kata Djarot di Jalan Borobudur nomor 18, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).
Rapat dipimpin oleh Ketua Timses Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi. Sebenarnya saat ini adalah jadwal rapat rutin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi juga hadir di rapat sore ini. Partai-partai pun tetap mempersiapkan pemenangan Ahok-Djarot tanpa henti.
"Kita tetap melakukan persiapan-persiapan pemenangan dan konsolidasi, revitalisasi internal di 13.067 TPS dan 30.246 RT se-DKI. Dan perintahnya tetap sama dan konsisten dukung Ahok-Djarot," jelasnya.
Tentang kemungkinan mundurnya Ahok dari pencalonan dia juga membantah hal tersebut. "Menurut aturan dan undang-undang ya kita mesti jalan terus. Kalau mundur malah melanggar undang-undang nanti. Ada dendanya ada pidananya. Kita jalan terus," katanya.
(imk/imk)











































