Presiden Jokowi akan Anugerahkan 1 Gelar Pahlawan Nasional

Nograhany Widhi K - detikNews
Rabu, 09 Nov 2016 10:05 WIB
Ilustrasi (Foto: zainal)
Jakarta - Menjelang Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November besok, Presiden Jokowi akan memberikan gelar pahlawan nasional. Satu gelar pahlawan akan diberikan pada seorang tokoh.

"Akan ada satu gelar pahlawan nasional dari Presiden dan Dewan Gelar. Nanti akan disampaikan Presiden langsung," tutur Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras saat dihubungi detikcom, Rabu (9/11/2016).

Namun Hartono masih enggan membocorkan siapa tokoh yang mendapat gelar Pahlawan Nasional itu. Penetapan gelar Pahlawan Nasional, menurut Hartono, sudah dilakukan Presiden Jokowi pada 3 November 2016 lalu.

"Kemensos sudah membahas ini sejak bulan Juni-Juli. Juli sudah masuk (nama-nama calon Pahlawan Nasional), September kemarin kaminsampaikan pada Presiden, dan 3 November sudah ada penetapan dari Presiden, hari ini dianugerahkan," jelas Hartono.

Selain gelar Pahlawan Nasional, Presiden juga akan menganugerahkan tanda kehormatan RI Bintang Mahaputra. Penetapan itu juga melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Berikut tata cara pengusulan gelar Pahlawan Nasional, seperti dikutip dari situs Setneg, berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan:

1. Masyarakat mengajukan usuian Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan kepada Bupati / Walikota setempat.
2. Bupati / Walikota mengajukan usuian Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan kepada Gubernur melalui Instansi Sosial Provinsi setempat.
3. Instansi Sosial Provinsi menyerahkan usulan Calor Pahlawan Nasional yang bersangkutan tersebut kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk diadakan penelitian dan pengkajian.
4. Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GD dinilai memenuhi kriteria, kemudian diajukan oleh Gubernur selaku Ketua TP2GD kepada Menteri Sosial Rl selaku Ketua Umum Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).
5. Menteri Sosial Rl c.q. Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial / Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial mengadakan penelitian administrasi.
6. Usulan Calon Pahlawan Nasional yang telah memenuhi persyaratan administrasi kemudian diusulkan kepada TP2GP untuk dilakukan penelitian dan pengkajian.
7. Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GP dinilai memenuhi kriteria, kemudian oleh Menteri Sosial Rl selaku Ketua Umum TP2GP diajukan kepada Presiden Rl melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan guna mendapatkan persetujuan Penganugerahan Pahlawan Nasional sekaligus Tanda Kehormatan lainnya.
8. Upacara penganugerahan Pahlawan Nasional dilaksanakan oleh Presiden Rl dalam rangka peringatan hari Pahlawan 10 Nopember. (nwk/try)