detikNews
Senin 07 November 2016, 12:25 WIB

Polisi Pamerkan Barang Bukti Demo 4 November, Bambu Hingga Anak Panah

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Pamerkan Barang Bukti Demo 4 November, Bambu Hingga Anak Panah Foto: Polisi Gelar Barang Bukti/ Amel detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya menggelar rilis terkait aksi demo damai 4 November yang berakhir ricuh. Sejumlah barang bukti terkait aksi anarkis tersebut digelar dalam rilis.

"Terkait aksi damai 4 November lalu yang berujung ricuh, kami mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Awi mengatakan, barang bukti tersebut digunakan oleh massa demo untuk melakukan aksi anarkis. Massa melemparkan barang bukti tersebut ke arah aparat polisi dalam aksi demo tersebut.

Barang bukti tersbut di antaranya anak panah dari paku. "Biasanya (anak panah) dilemparkan melalui semacam kayak tulup, harus ada medianya untuk melemparkan itu," imbuh Awi.

Polisi juga mengamankan sejumlah kelereng yang dilemparkan menggunakan ketapel. Hanya saja ketapelnya tidak ditemukan.

"Kemudian ada juga bambu-bambu, termasuk besi ujung pagar Monas yang dilemparkan oleh pendemo," lanjut Awi.

Polisi Pamerkan Barang Bukti Demo 4 November, Bambu Hingga Anak PanahFoto: Polisi Gelar Barang Bukti/ Amel detikcom


Atas pelemparan benda-benda tersebut, sejumlah polisi mengalami luka-luka. Bahkan salah satu polisi mengalami luka cukup serius akibat tertusuk bambu oleh massa pendemo.

Polisi telah mengamankan 10 orang terkait aksi tersebut, termasuk salah satunya yang mengaku dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Namun 10 orang tersebut dilepaskan karena belum cukup bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi Pamerkan Barang Bukti Demo 4 November, Bambu Hingga Anak PanahFoto: Polisi Gelar Barang Bukti/ Amel detikcom

(mei/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed