"Tidak boleh!," tegas Iriawan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).
"Itu ada batas orasi, sudah ada sampai depan pagar," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengamanan kalau perlu nanti ditambah," katanya.
Sebelumnya, Para pedemo yang berada di depan Gedung DPR memaksa untuk masuk ke dalam gedung. Mereka mengancam akan tetap berada di depan Gedung DPR hingga tuntutan mereka terpenuhi.
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang memimpin para pedemo meminta untuk bisa masuk ke Gedung DPR. Rizieq mengatakan bahwa Gedung DPR adalah rumah rakyat, sehingga mereka memiliki hak untuk masuk.
"Buka pintu gerbang agar rakyat masuk ke rumahnya. Kalau dibukakan dengan damai, kami juga akan damai. Untuk berdamai di lingkungan rumah rakyat dan bangsa," tegas Rizieq di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (4/11).
(bis/bag)











































