Tentang Kuda di Antara Prabowo, Jokowi dan SBY

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 02 Nov 2016 14:40 WIB
Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom
Jakarta - Frasa 'Lebaran Kuda' menjadi trending topic di Twitter dua jam setelah Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato dari kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Tanda pagar 'lebaran kuda' muncul di Twitter setelah dalam pidatonya, SBY menyebut jika tuntutan masyarakat tak dipenuhi sampai lebaran kuda juga akan ada unjuk rasa.

"Barangkali karena mereka merasa yang diprotes itu tuntutannya tidak didengar. Kalau tuntutannya tidak didengar, sampai lebaran kuda bakal ada unjuk rasa," demikian salah satu penggalan pidato SBY dari kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/11/2016).

SBY tengah membicarakan mengenai aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 4 November 2016 mendatang. Sebelumnya juga sudah ada aksi unjuk rasa dengan tuntutan sama: meminta polisi serius mengusut kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki T Purnama (Ahok).

Dua hari sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terlibat dalam sebuah diplomasi kuda. Keduanya menunjukkan kemesraan saat bertemu di Bukit Hambalang, Bogor.

Nasi goreng, topi koboi, dan dua ekor kuda bernama Salero serta Principe menjadi saksi. Mengenakan topi koboi pemberian Prabowo, Jokowi naik ke kuda warna putih yang bernama Salero. Adapun Prabowo naik Principe, sembrani warna coklat kelangenan Prabowo.

Dalam catatan detikcom, Principe adalah kuda jenis Lusitano keturunan Portugal. Principe yang dalam bahasa Portugis berarti Pangeran juga didatangkan langsung oleh Prabowo dari Purtugal.

Salero dan Principe adalah dua dari 4 kuda kelangenan Prabowo Subianto. Principe, kuda gagah nan lincah ini didatangkan langsung dari Portugal. Dengan postur tinggi besar, harga seekor kuda bisa mencapai Rp 3 miliar.

Waketum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa ada makna di balik cara Prabowo menjamu tamunya. Termasuk soal aksi menunggang kuda keduanya.

"Filosofi berkuda adalah pengendalian serta menyatukan irama dengan kuda yang ditunggangi," ungkap Dasco saat berbincang dengan detikcom, Senin (31/10/2016).

Kehadiran Jokowi disebut sebagai kunjungan balasan setelah sebelumnya Prabowo sowan ke Istana Bogor. Namun pertemuan keduanya dinilai sebagai simbol menyejukkan untuk proses Pilgub DKI.

"(Mereka) bicara banyak hal, soal situasi terkini juga," katanya.



(erd/van)