"Kami harap perusahaan bisa menanggung semua. Kami ingin katanya kan ada asuransi. Kami ingin agar ditanggung," ujar Paman korban, Juman di RSCM, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Selatan, Rabu (2610/2016).
Pihak keluarga saat ini sedang berkomunikasi dengan pihak perusahaan mengenai pengurusan jenazah. Keluarga berharap, perusahaan tempat Didi bekerja proaktif dalam mengurus jenazahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Didi meninggal pihak keluarga korban sempat merasakan firasat aneh.
"Biasanya sih dia sering kontak-kontak saya. Tapi akhir-akhir ini jarang. Saya juga dua hari ini merasa aneh. Dua hari gelisah banget. Enggak nyangka jadi kayak gini," ujar Bibi korban Rumi.
Pantauan detikcom, hingga pukul 20.33 WIB pihak keluarga masih berada di ruang jenazah RSCM.
Sebelumnya, manajemen Gedung Intiland Tower menegaskan jatuhnya gondola yang menewaskan satu operator, masih di bawah tanggung jawab kontraktor. Adapun kontraktor yang bertanggung jawab pada gondola itu adalah PT Hitachindo Utama. (Hbb/Hbb)










































