Pantauan di lokasi, RS Siloam, Karawaci, Tangerang, Kamis (20/10/2016) sore, sekitar 10 orang polisi yang berada di depan rumah sakit masuk ke arah dalam. Sebagian membawa senjata laras panjang dan rompi anti peluru. Mereka hendak mengawal proses pemindahan Effendi.
Seorang petugas rumah sakit yang enggan disebutkan namanya membenarkan, Kompol Effendi sudah bisa masuk ke ruang perawatan. Akibat penyerangan pelaku, Kompol Effendi menderita luka tusuk di bagian dada (luka tusuk di torak jantung).
"Sudah tadi dipindah ke ruang HCU," ujar petugas rumah sakit itu saat dikonfirmasi detikcom.
Ada tiga orang yang terluka akibat penyerangan pagi tadi. Dua polisi lainnya adalah Kanit Dalmas Restro Tangerang Kota Iptu Bambang Haryadi dan anggota Satlantas Polsek Benteng Bripka Sukardi. Saat ini Effendi dan Bambang masih dalam perawatan di RS Siloam, sementara Sukardi sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
"Kalau Pak Bambang di lantai 10, di ruang VIP," jelas petugas rumah sakit yang sama.
Polisi pun menjaga ketat RS Siloam. Selain yang mengawal proses pemindahan Kompol Effendi, sejumlah polisi tampak berjaga di halaman rumah sakit.
Sementara itu terlihat juga beberapa keluarga Effendi di sekitar gedung IGD. Anak Kompol Effendi pun tampak beberapa kali keluar-masuk rumah sakit. (elz/fdn)











































