Wapres Akui Distribusi Bantuan Ke Nias Lambat

Wapres Akui Distribusi Bantuan Ke Nias Lambat

- detikNews
Sabtu, 02 Apr 2005 11:18 WIB
Gunung Sitoli, - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, stok pangan untuk korban gempa di Nias dalam kondisi cukup, namun bantuan tersebut masih banyak yang terlambat karena masalah distribusi yang belum merata. "Sejauh ini stok pangan cukup dan yang ada hanya masalah distribusi yang belum merata. Maka itu akan didatangkan lebih banyak lagi truk, helikopter dan juga kapal barang untuk menyuplai ke daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau dengan jalur darat," kata Jusuf Kalla, dalam keterangan pers di Pendopo Kabupaten Nias Jl Soekarno Gunung Sitoli Nias,Sabtu,(2/4/2005).Menurut Wapres, kedatangannya ini untuk melakukan evaluasi kinerja Satkorlak, dimana dirinya juga menjabat Ketua Badan Koordinasi Nasiobal (Bakornas) penanggulangan bencana alam dan pengungsi. Wapres tiba di Bandara Binaka sekitar 20 kilometer dari pusat kota Gunung Sitoli pukul 09.00 WIB dengan menggunakan helikopter dari Bandara Ferdinan Lumban Tobing di Kecamatan Tinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah sekitar 400 kilometer dari Medan. Wapres didampingi oleh Ketua Bulog Widjanarko Puspoyo, Menko Kesra Alwi Shihab, Mensos Bachtiar Chamsah dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Pemerintah ujar Wapres, akan memberi bantuan untuk korban gempa di Nias dengan jumlah yang sama seperti korban Tsunami di Aceh. "Karena di Indonesia seluruh tempat yang terkena bencana alam pola bantuan terhadap korban tetap sama," katanya. Selain itu pemerintah juga akan segera mengirim bahan bangunan dan keperluan lainnya untuk kebutuhan rehabilitasi rumah yang rusak. Namun ditegaskan Wapres, bantuan itu bukan ganti rugi sepenuhnya. "Jadi ini sifatnya bantuan, bukan ganti rugi kita hanya membantu dan jumlahnya tentu saja bergantng pada kondisi lapangan," katanya. Untuk mengatasi listrik yang padam diharapkan akan pulih seperti sedia kala setelah tiga bulan, dan fasilitas air minum akan selesai dalam satu bulan ini. Mengenai jumlah pengungsi saat ini, menurut Wapres masih dilakukan pendataan ulang karena tim sedang bekerja sehingga belum didapat angka pastinya. Setelah memantau Nias rencananya rombongan Wapres akan bertolak ke Pulau Simeuleu. (ir/)


Berita Terkait