Ibrahim usai diperiksa mengatakan, ia juga ditanya penyidik apakah pernah melihat Dimas Kanjeng mengeluarkan uang maupun perhiasan. Selain Ibrahim, penyidik juga memeriksa dua saksi lainnya hari ini.
"Apakah (Dimas Kanjeng mengadakan uang) pakai jubah. Ya saya sampaikan, kadang-kadang pakai jubah, kadang pakai kaos," kata Ibrahim di komplek Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (19/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bukan menjadi sultan. Saya diminta oleh beliau (Dimas Kanjeng) melalui Pak Parman (Suparman) koordinator saya, kita diangkat sebagai sultan," ujar Ibrahim.
"Kalau enggak ada persoalan ya enggak apa-apa. Sebagai medium pengabdian, it's ok," imbuhnya.
Ketika ditanya apa tugasnya sebagai Sultan?. "Ya belum ada dirumuskan sampai hari ini," tandasnya. (roi/rna)











































