"Haji Lulung tetap tunduk dan menghormati putusan ketumnya, selama ini selalu komunikasi. Secara perlahan tapi pasti Haji Lulung mendukung Ahok-Djarot. Perlu waktu untuk dia menyesuaikan diri karena selama ini brandingnya berseberangan dengan Ahok," kata Humprey melalui pesan singkat, Rabu (19/10/2016).
Humprey menambahkan, Lulung tak mungkin bergabung dengan kubu Romahurmuziy (Romi). Hubungan Djan dan Lulung disebutnya begitu kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, kubu Djan sangat serius mendukung Ahok-Djarot. Ia menyebut, pihaknya telah bergerilya mencari dukungan di kalangan akar rumput untuk menawarkan Ahok yang dinilai lebih meyakinkan secara kinerja.
"Imbauan Pak Djan, dukunglah Ahok-Djarot demi kemaslahatan umat Islam di Jakarta dan juga masyarakat secara luas. Dan kita kawal bersama saat calon tersebut berhasil memenangkan Pilkada. Suatu kontrak politik yang realistis dan bermanfaat kongkret bagi masyarakat telah disepakati. Ini suatu awal yang baik dan baru PPP Djan Faridz yang membuat kontrak politik yang sangat jelas," paparnya. (wsn/erd)










































