Pusaran angin puyuh menghantam permukiman penduduk di Desa Parigi dan Karang Jaladri pada Rabu (12/10/2016), sekitar pukul 14.00 WIB. Bencana alam tersebut memorakporandakan bangunan yang mayoritas tempat tinggal warga. "Data sementara ini 278 bangunan rusak di dua desa tersebut," ucap Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran Nana Ruhena via pesan singkat.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di Desa Parigi sekitar 60 KK yang terdampak. Kami masih mendata secara riil. Upaya sementara yang kami lakukan sekarang yaitu mendirikan tenda pengungsian, dapur umum serta gotong royong secara bertahap membersihkan puing-puing," kata Nana.
![]() |
Kantor SAR Bandung merilis data korban akibat peristiwa puting beliung di lokasi tersebut. "Ada satu korban meninggal dunia dan sekitar 50 orang luka," ucap Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor via telepon.
Korban meninggal bernama Ade Sapti (40), warga Dusun Bojong Salawe, RT 3 RW 4, Desa Karangjalatri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. "Korban meninggal sudah dievakuasi. Untuk korban luka-luka sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan," ujar Joshua.
![]() |














































