Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas

Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 12 Okt 2016 18:19 WIB
Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas
Foto: Dokumentasi Basarnas
Bandung - Angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Parigi,Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ternyata cukup parah. Ratusan rumah di dua desa porak poranda. Satu orang dikabarkan meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.

Pusaran angin puyuh menghantam permukiman penduduk di Desa Parigi dan Karang Jaladri pada Rabu (12/10/2016), sekitar pukul 14.00 WIB. Bencana alam tersebut memorakporandakan bangunan yang mayoritas tempat tinggal warga. "Data sementara ini 278 bangunan rusak di dua desa tersebut," ucap Kepala Pelaksana BPBD Pangandaran Nana Ruhena via pesan singkat.

Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Karangjaladri meliputi Dusun Astamaya, Dusun Buniayu, dan Dusun Bojong Salawe. Lebih 200 kepala keluarga (KK) di daerah tersebut yang terdampak.

"Kalau di Desa Parigi sekitar 60 KK yang terdampak. Kami masih mendata secara riil. Upaya sementara yang kami lakukan sekarang yaitu mendirikan tenda pengungsian, dapur umum serta gotong royong secara bertahap membersihkan puing-puing," kata Nana.

Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas


Kantor SAR Bandung merilis data korban akibat peristiwa puting beliung di lokasi tersebut. "Ada satu korban meninggal dunia dan sekitar 50 orang luka," ucap Juru Bicara Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor via telepon.

Korban meninggal bernama Ade Sapti (40), warga Dusun Bojong Salawe, RT 3 RW 4, Desa Karangjalatri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. "Korban meninggal sudah dievakuasi. Untuk korban luka-luka sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan," ujar Joshua.

Puting Beliung di Pangandaran, Ratusan Rumah Rusak dan Satu Orang Tewas
(bbn/ern)


Berita Terkait