Mirip Kasus Dimas Kanjeng, 3 Orang Tertipu Penggandaan Uang di Probolinggo

Mirip Kasus Dimas Kanjeng, 3 Orang Tertipu Penggandaan Uang di Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Sabtu, 08 Okt 2016 13:03 WIB
Mirip Kasus Dimas Kanjeng, 3 Orang Tertipu Penggandaan Uang di Probolinggo
Polisi menerima pengaduan penipuan penggandaan uang. Foto: M Rofiq/detikcom
Jakarta - Dua orang warga melapor ke Polsek Kademangan, Kota Probolinggo, setelah menjadi korban penipuan oleh Manda Usman Ashari, warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Probolinggo, Jawa Timur. Penipuannya mirip seperti kasus Dimas Kanjeng, yaitu dengan tawaran penggandaan uang.

Ada dua orang yang melapor ke Polsek Kademangan hari ini, yaitu seseorang bernama Lukman Hakim dan temannya. Lukman yang merupakan warga Kelurahan Triwung kidul, Probolinggo, kehilangan Rp 65 juta. Sementara temannya kehilangan Rp 15 juta.

Soal modus penipuan, bisa dikatakan mirip dengan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Pelaku mempraktikkan 'kemampuan' mengubah daun sekardus jadi uang di depan kedua korban. Selain itu, pelaku juga meminta korban membeli minyak 'sakti' seharga Rp 16 juta dan meminta biaya untuk ritual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya saya memang tergiur, tapi setelah itu kok malah saya merasa ditipu, karena uang yang untuk digandakan tak kunjung cair. Saya nekat melapor dan membawa pelaku ke polisi," ujar Lukman Nurhakim kepada sejumlah wartawan di Polsek Kademangan, Sabtu (8/10/2016).

Setelah pelaku diperiksa oleh polisi, ditemukan barang bukti di dalam tas pelaku berupa bukti transf dan mendapati kartu pers dari koran mingguan. Petugas juga menemukan kartu lintrik dan jimat di tas pelaku yang terbungkus uang kertas 50 ribuan, serta foto-foto perempuan di dompet pelaku.

Selain Lukman Hakim dan temannya, rupanya ada orang lain yang melaporkan penipuan yang sama ke polisi. Satu korban ini mengalami kerugian Rp 40 juta.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini, apakah kasus ini ada hubungannya dengan padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi atau tidak.

(fat/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads