Pengakuan tersebut disampaikan Dimas Kanjeng di hadapan rombongan Komisi III DPR pada Sabtu 1 Oktober 2016. Dimas Kanjeng menegaskan uang dan emas batangan yang dibagikan kepada para pengikutnya dijamin keasliannya.
Tidak hanya itu Dimas Kanjeng yang telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan ini juga mengaku bisa mendatangkan uang dengan ilmu yang dimilikinya. Kesaktiannya itu sekarang 'mandul' karena jin ifrit kabur setelah ditembakkan gas air mata oleh polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 4 kisahnya:
Mahar Fantastis Rp 1 Triliun
|
Foto: Zainal Effendi/ detikcom
|
"Pembicaraannya (Dimas Kanjeng) tidak jelas. Saat ditanya Komisi III DPR, (dana) yang sudah dikumpulkan antara Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (2/10/2016).
Penyidik akan akan meneliti pengakuan Dimas Kanjeng tentang dana ratusan miliar sampai triliunan dari korban. "Penyidik akan meneliti pelan-pelan ke semua lini, dan akan kita gali informasinya," tandasnya.
Emas Batangan Asli
|
Foto: Istimewa
|
"Siapa bilang emas batangan palsu? Nggak palsu, asli," kata Dimas Kanjeng usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (30/9/2016).
Salah satu korban yang menyebut uang maupun emas dari Dimas Kanjeng palsu adalah pengusaha asal Makassar, Najmur. Dia telah mengecek keasliannya. Uang yang digandakan hanya segepok kertas HVS. Demikian pula emas yang ternyata cuma imitasi.
Namun, tersangka kasus pembunuhan Abdul Gani-mantan pengikutnya serta tersangka kasus penipuan dan penggelapan ini bersikukuh bahwa semua barang yang diberikan ke pengikutnya adalah asli.
"Ndak ada palsu. Asli," tandas Dimas Kanjeng.
Ilmu Mendatangkan Uang dan Jin
|
Foto: Istimewa/Youtube
|
"Sejak Tahun 2006 saya bisa (mendatangkan uang)," kata Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat diperiksa di Ditreskrimus Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (28/9/2016).
Dimas Kanjeng mengatakan, dirinya bisa mendatangkan uang secara gaib. "Ya insya Allah begitu. Dengan ilmu lah," cetusnya.
Kesaktian itu pudar setelah dia digerebek polisi. "Nggak bisa Pak, saya pusing. Jin Ifrit saya juga lari," ujarnya menirukan jawaban Kanjeng saat diminta polisi menunjukkan kesaktiannya mendatangkan uang.
Kenapa lari? "Terkena (tembakan) gas air mata," ujarnya.
Mendengar jawaban Kanjeng seperti itu, penyidik yang berada dalam satu ruangan tertawa.
'Sultan' Penyimpan Mahar yang Kaya Mendadak
|
Foto: Istimewa
|
"Soal kebenaran uang yang dibawa, masih kami telusuri kebenarannya. Namun menurut informasi yang kami dapatkan, Dodi kaya mendadak sejak jadi santri Dimas Kanjeng," kata Kapolres Pasuruan AKBP M Aldian, Senin (3/10/2016).
Menurut dia, polisi dua kali mendatangi kediaman Dodi. Namun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. "Kami sudah ke rumahnya tapi tak bisa menemui. Sekarang saya dan anggota mau ke sana lagi," kata Aldian.
Halaman 2 dari 5










































