OKI Kecam Houthi Luncurkan Drone ke Makkah: Serangan Keji!

OKI Kecam Houthi Luncurkan Drone ke Makkah: Serangan Keji!

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 16 Sep 2026 09:46 WIB
Ilustrasi Masjidil Haram di Kota Makkah (Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko)
Ilustrasi Masjidil Haram di Kota Makkah (Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko)
Jakarta -

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam kiriman drone kelompok Houthi yang diarahkan ke kota suci umat Islam, Makkah. OKI mengutuk tindakan itu sebagai serangan keji.

"Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan keji yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kota Makkah dan wilayah Madinah, serta agresi berkelanjutan mereka terhadap Kerajaan Arab Saudi," demikian pernyataan OKI melalui akun X-nya, dilansir AFP, Rabu (16/9/2026).

Serangan drone Houthi ke wilayah Makkah itu terjadi pada Selasa (15/9) pukul 18.50 waktu setempat. Serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Saudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Malki, mengatakan drone berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara terlarang dan puing-puingnya jatuh di sebelah selatan kota tersebut.

OKI menilai serangan tersebut telah menimbulkan ketakutan dari warga sipil dan melanggar kesucian Makkah serta Madinah. OKI menganggap serangan ke Makkah telah memancing sentimen dari umat Islam dunia.

ADVERTISEMENT

"Serangan-serangan ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga sipil tak berdosa, melanggar kesucian tempat-tempat suci dan masjid, serta memancing sentimen umat Islam di seluruh dunia. Sekretariat Jenderal menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh milisi teroris Houthi terhadap tempat-tempat suci, masjid, dan infrastruktur sipil merupakan aksi terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta norma, prinsip, dan hukum internasional," ujar pernyataan itu.

OKI menegaskan pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci merupakan tindakan yang tidak dapat diterima. OKI menyatakan solidaritas penuh terhadap Arab Saudi.

"Sekretariat Jenderal menyatakan solidaritas penuh terhadap Kerajaan Arab Saudi dan dukungannya atas segala langkah yang diambil oleh Kerajaan untuk menangkal pihak agresor, menjaga kesucian tempat-tempat suci dan keselamatan umat Islam, serta melindungi keamanan dan kedaulatannya," ujar OKI.

Bantahan Houthi

Namun, seorang pejabat Houthi menepis laporan koalisi Saudi yang menyatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat nirawak (drone) yang mengarah ke Makkah. Mereka menyebut hal itu sebagai kebohongan.

"Klaim mengenai penargetan Makkah adalah kebohongan usang yang pernah digunakan sebelumnya dan tidak lagi dapat memperdaya siapa pun," tulis Hazem al-Assad dari biro politik Houthi di X.

Peringatan Darurat

Seperti diketahui, Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan darurat yang memperkirakan adanya potensi serangan di sejumlah wilayah, termasuk kota suci Makkah dan kota terbesar kedua, Jeddah. Peringatan itu menyusul serangkaian serangan selama sepekan terakhir oleh kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Iran, yang kian menyeret negara itu ke dalam konflik Timur Tengah.

Dilansir Reuters, Selasa (15/9), peringatan tersebut segera dicabut tak lama dikeluarkan. Otoritas Saudi tidak melaporkan adanya proyektil yang jatuh, ataupun adanya pihak yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan itu.

Peringatan kali ini mencakup wilayah terluas sejak eskalasi konflik pekan lalu; bunyi sirene peringatan di Makkah pun menjadi yang pertama kalinya terjadi selama perang ini di kota tersebut, yang merupakan lokasi situs-situs suci bagi seluruh umat Muslim

Tonton juga video "Baku Tembak Tentara Yaman dan Pasukan Houthi"

Halaman 2 dari 2
(yld/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini