Anies Sebut Sungai DKI Bersih Karena Foke, Djarot: Yang Baik Kita Teruskan

Nathania Riris Michico - detikNews
Minggu, 02 Okt 2016 12:04 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Cagub DKI Anies Baswedan mengatakan bahwa sungai di Jakarta yang kini tampak bersih adalah hasil rancangan Gubernur DKI Jakarta tahun 2004-2009, Fauzi Bowo (Foke). Apa tanggapan Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat soal pernyataan Anies ini?

Djarot mengatakan, apa yang dilakukan oleh Pemprov DKI saat ini adalah melaksanakan program kerja gubernur sebelumnya, termasuk Foke yang tak sempat terealisasi.

"Ya semua, semua kepala daerah saya yakin itu punya rencana misalnya rencana program Prokasih, Program Kali Bersih, tapi persoalannya adalah itu dikerjakan apa tidak ya, dan kami mendukung apapun yang sudah diletakkan. Yang baik-baik ini harus kita terus kerjakan," kata Djarot usai mengikuti kegiatan Dokter Kecil Award 2016 di Gedung Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (02/10/2016).

Djarot mengatakan, progran yang baik dari pemimpin sebelumnya akan diteruskan, dan yang belum terealisasi akan dieksekusi sebagai bentuk rencana pembangunan jangka panjang di Jakarta.

"Inilah pentingnya rencana pembangunan jangka panjang. Inilah pentingnya yang disebut dulu itu Garis Besar Haluan Negara. Jadi apa yang baik kita teruskan betul. Kalau dulu belum dieksekusi, ya sejak kita (menjabat) ini yang mengeksekusi," kata Djarot.

Djarot juga menyinggung program Mass Rapid Transit (MRT) yang sudah dirancang sejak lama, namun akhirnya baru bisa dilaksanakan sekarang. Dia juga mengungkapkan bahwa program BRT (Bus Rapid Transit) yang telah dicanangkan sejak oleh Gubernur DKI pada waktu itu, Sutiyoso pada tahun 2002-2007 baru bisa terealisasi saat Presiden Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI tahun 2012 silam.

"Contohnya kereta cepat MRT itu ya, Jakarta itu sudah dari dulu itu berencana tapi kan belum pernah dieksekusi. Nah sekarang baru dieksekusi. Ini program BRT Transjakarta, itu programnya siapa? Bang Yos kan? Nah kita teruskan kita perbaiki," tutup Djarot.

Sebelumnya, Cagub DKI Anies Baswedan melontarkan komentar tentang bersihnya sungai di Jakarta. Menurut Anies, pada tahun 2009 Foke telah merancang program kali bersih. Program itu dijalankan menjelang akhir masa jabatannya. Selanjutnya program tersebut dilanjutkan oleh gubernur penerusnya, Joko Widodo.

"Programnya dirancang tahun 2009 oleh Pak Fauzi Bowo, lalu dilaksanakan di akhir pemerintahan Pak Fauzi Bowo. Lalu dilanjutkan oleh Pak Jokowi. Lalu 2 tahun terakhir ini diteruskan oleh Pak Basuki," kata Anies di Rukan Jatinegara, Jalan Bekasi Timur IX, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (30/9) lalu. (jor/jor)