ADVERTISEMENT

Saksi Wewen Akui Terima Pistol dari Adiguna

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 16:50 WIB
Jakarta - Werner Saverna alias Wewen, saksi kunci sidang Adiguna Sutowo mengakui menerima pistol yang digunakan untuk menembak Rudy Natong dari tangan Adiguna. Karena takut dihakimi pengunjung hotel, Wewen kabur membawa pistol itu.Demikian kesaksian Werner Saverna alias Wewen dalam sidang Adiguna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (31/3/2005).Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Lilik Mulyadi, saksi Wewen mengaku mendengar letusan senjata api yang berasal dari tempat Adiguna Sutowo. Namun, tidak melihat langsung pelaku penembakan."Saya mendengar suara letusan tembakan dari tempat Adiguna Sutowo berada yang berjarak setengah meter dari sata ketika ingin memesan minuman di bar.Saya mengetahui Adiguna Sutowo seperti saya mengetahui Tommy Soeharto dan artis seperti Krisdayanti," kata Wewen.Setelah letusan, lanjutnya, Adiguna langsung menempelkan pistolnya di tangan kanan saya. "Sebenarnya saya ingin langung menaruh pistol itu di meja bar. Tetapi pikiran saya takut, kalau orang di sekitar situ akan mengira pelakunya adalah saya dan pasti orang berfikiran jika saya menaruhnya pasti akan dihakimi. Saya takut dibunuh," papar dia.Menurut dia, pistol tersebut langsung dimasukkan ke kantong celana sebelah kanan tanpa memeriksa dahulu apakah pistol masih ada pelurunya atau tidak dan langsung ke luar pulang dengan mobil menuju rumahnya di Jakarta Selatan."Selama 5 hari saya menyimpan pistol dan saya tidak bisa tidur. Di rumah, saya sempat membuka pistol tetapi satu peluru jatuh di WC. Ada 4 peluru dan satu selongsog. Lalu saya memutuskan untuk memberikan ke polisi," ujarnya.Lanjutnya, Adiguna sempat menaruh pistol di meja DJ sebelum letusan terjadi.

(aan/)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT