Timses Anies-Sandi: Kita Bosan Politik Elite, Publik Perlu Dilibatkan

Panasnya Pilgub DKI

Timses Anies-Sandi: Kita Bosan Politik Elite, Publik Perlu Dilibatkan

Andhika Prasetia - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2016 12:07 WIB
Timses Anies-Sandi: Kita Bosan Politik Elite, Publik Perlu Dilibatkan
Anies-Sandiaga saat pendaftaran ke KPU (Foto: Hasan Al Habshy)
Jakarta - Pasangan cagub-cawagub DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melibatkan seluruh elemen publik untuk pemenangan, salah satu contohnya lewat pengumpulan dana kampanye. Ini karena masyarakat dianggap sudah jenuh bila politik dikuasai oleh elit saja.

"Kami sepakat membangun Jakarta itu memperbaiki dirinya sendiri. Makanya semua tim kampanye harus menandatangani pakta integritas. Lalu, ini bukan kampanye Anies-Sandi, tetapi public engagement untuk membangun Jakarta. Kita bosan politik dijadikan permainan elite. Lalu public funding, maka dari itu kami mengusung gerakan lima ribu," kata Ketua Timses Anies-Sandi, Mardani Ali Sera.

Baca Juga: Terinspirasi Obama, Anies-Sandi Gagas 'Galibu' Sokong Dana Kampanye

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Mardani saat Diskusi Polemik bertema 'Adu Strategi di Tanah Betawi' di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2016). Waketum Partai Demokrat Roy Suryo, politikus PDIP Masinton Pasaribu, peneliti LIPI Siti Zuhro, dan tokoh Betawi Ridwan Saidi juga hadir di diskusi.

"Jakarta ini etalase Indonesia. GDP di Jakarta tertinggi di Indonesia. Jakarta juga city of problem. Banyak perumahan tetapi sifatnya cluster. Harusnya kan city for the people, 96 persen penduduk Jakarta menggunakan air tanah. Problem terbesar di Jakarta yaitu pendapatan dan mata pekerjaan," ujar Wasekjen PKS ini.

Mardani Ali SeraMardani Ali Sera


Mardani menuturkan bahwa Anies dan Sandi punya pengalaman di bidangnya masing-masing. Anies merupakan mantan Mendikbud sementara Sandiaga berlatar belakang pengusaha.

"Mas Anies dan Sandi punya pengalaman masing-masing. Lalu, yang paling penting adalah integritas. Saya ingatkan kepada mereka supaya luruskan niat. Kedua kapabilitas, muda punya pengalaman, pendidikan Amerika, membangun institusi. Lalu elektabilitas, kami yakin Jakarta dapat pasangan terbaik dari Anies dan Sandi," ungkap Mardani.

"Kata kuncinya adalah kesejahteraan Jakarta. Perlu leadership dan kapasitas kemampuan meningkatkan ekonomi masyarakat," tutupnya. (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads