"Kita lakukan perbaikan, sudah kami rehab," kata AKBP Josep Ananta Pinora kepada detikcom, Rabu (28/9/2016) pagi.
Anggota Polres Sumenep diturunkan sejak kemarin untuk membantu perbaikan atap rumah Razak di Dusun Dadak, Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok Polres Sumenep |
Demikian pula kandang sapi milik Syamsul di Dusun Taman, Desa Lombang Pulau Giliraja yang rusak parah setelah ditimpa sampah roket berbentuk tabung dengan terbungkus serat fiber hitam itu.
Ia berharap masyarakat setempat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-harinya dengan normal.
"Semoga warga setempat tidak trauma dan ketakutan lagi," kata AKBP Josep Ananta Pinora.
Foto: Dok Polres Sumenep |
Tim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) hari ini turun langsung di Sumenep, Madura, menyelidiki 'sampah antariksa' yang jatuh di Giligenting dan Giliraja. Tim sebanyak lima orang ini dari Bandung, Jakarta dan Watu Kosek Pasuruan.
Sebelumnya, 3 benda berupa tabung silinder sepanjang 1,5 meter dan diameter 60 centimeter serta serpihan benda lain jatuh di Kepulauan Gili Raja dan Giligenting. Beberapa benda jatuh dari langit sekitar pukul 10.00 WIB.
Foto: Dok Polres Sumenep |
LAPAN sendiri mengatakan tabung tersebut adalah tabung bahan bakar dari roket Falcon 9 milik Amerika Serikat. Roket tersebut diperkirakan melintasi langit Madura sekitar pukul 09.21 WIB pada ketinggian 129 KM.
Foto: Dok Polres Sumenep |












































Foto: Dok Polres Sumenep
Foto: Dok Polres Sumenep
Foto: Dok Polres Sumenep
Foto: Dok Polres Sumenep