Evakuasi Korban Gempa, Relawan Singapura Bawa Sonar Life Detector
Kamis, 31 Mar 2005 11:24 WIB
Nias -
Sekitar 40 orang relawan dari Singapore Civil Defence Force ikut melakukan proses evakuasi korban gempa di Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara. Mereka membawa sejumat alat pendeteksi kehidupan atau sonar life detector untuk mencari korban selamat di bawah reruntuhan.Tim rescue Singapura yang datang Rabu (30/3/2005) kemarin ini terbagi dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok membawa sonar life detector dan melakukan pencarian hampir di setiap sudut wilayah Gunung Sitoli. Mereka juga membawa kendaraan taktis berupa mobil jeep dari negaranya untuk mobilitasnya.Menurut Kapten Cera Tan, salah seorang anggota tim rescue, mereka membawa beberapa alat pendeteksi kehidupan untuk membantu pencarian korban selamat yang tertimbun reruntuhan. Prinsip kerjanya, alat ini bisa mendeteksi denyut jantung seseorang walau dalam keadaan lemah. "Kemarin kami berhasil menemukan beberapa korban selamat dan telah dievakuasi, kemudian dibawa ke rumah sakit," katanya kepada wartawan di sela-sela upaya evakuasi di Gunung Sitoli, Nias, Kamis (31/3/2005).Tim rescue Singapura, menurut Cera Tan, akan bertugas di Nias selama dibutuhkan. Mereka merupakan bagian dari bantuan Singapura untuk bencana alam di Nias dan sekitarnya ini. Selain tim rescue Singapura juga membawa bantuan makanan dan obat-obatan serta tim medis. Singapura juga meminjamkan dua unit helikopter Chinook untuk mengangkut bantuan makanan dan obat-obatan ke lokasi-lokasi pengungsian.
(gtp/)










































