Diusung di Pilgub DKI, Ahok Diminta PDIP Perbaiki Sikap Tak Banyak Omong

Diusung di Pilgub DKI, Ahok Diminta PDIP Perbaiki Sikap Tak Banyak Omong

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 20 Sep 2016 20:33 WIB
Diusung di Pilgub DKI, Ahok Diminta PDIP Perbaiki Sikap Tak Banyak Omong
Foto: Pengumuman cagub DKI (Elza/detikcom)
Jakarta - Kandidat calon gubernur petahana Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini sudah dipastikan didukung PDIP. Namun elite PDIP sempat kesal dengan Ahok yang terlalu banyak bicara mengkritik yang tak sesuai dengan pandangannya.

PDIP lalu menyuruh Ahok untuk melakukan otokritik, alias mengkritisi diri sendiri supaya ada perbaikan ke depan, setelah resmi diusung sebagai cagub DKI.

"Ya (disuruh otokritik karena) terlalu banyak ngomong. Maksudnya itu beberapa DPP (PDIP) juga menyampaikan, keberatan mereka dengan sikap saya selama ini. Jawab macam-macam kan juga bisa buat mereka kesal," kata Ahok sebelum hadir di DPP PDIP, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ada permintaan itu, PDIP tak menyodorkan kontrak politik yang bertendensi mengekang dirinya, kecuali Dasa Prasetya PDIP yang berisi janji kesetiaan terhadap ideologi PDIP. Itupun Ahok merasa sudah melakukannya dalam kebijakan-kebijakan yang dia lakukan selama ini.

Ahok juga mengaku tak disuruh jadi kader PDIP dengan turunnya rekomendasi Megawati Soekarnoputri kepada dirinya di Pilgub DKI. "Enggak, enggak jadi kader," ujarnya.

Begitu juga, tak ada mahar politik yang disyaratkan PDIP untuk Ahok. "Bu Mega sama Pak Taufik Kiemas enggak pernah minta mahar (dari dulu). Mereka tahu saya enggak punya duit," kata Ahok.
(dnu/miq)


Berita Terkait