Diskusi Kedaulatan Energi, Arcandra Sharing Pengalaman 20 Hari Jadi Menteri

Diskusi Kedaulatan Energi, Arcandra Sharing Pengalaman 20 Hari Jadi Menteri

Nathania Riris Michico - detikNews
Kamis, 08 Sep 2016 16:42 WIB
Diskusi Kedaulatan Energi, Arcandra Sharing Pengalaman 20 Hari Jadi Menteri
Foto: Nathania Riris Michico
Jakarta - Eks Menteri ESDM Arcandra Tahar menjadi pembicara di diskusi membangun kedaulatan energi yang diselenggarakan ormas Projo. Ia ingin bicara tentang pengalaman 20 hari jadi menteri.

"Kepada teman-teman pers, saya seolah menghindar karena menurut saya mungkin itu lebih baik karena itu lebih baik tidak bertemu langsung, tidak berkenalan dengan teman-teman. Tapi saya beranikan datang untuk Projo hari ini," kata Arcandra saat membuka Diskusi Publik Projo bertema 'Membangun Kedaulatan Energi' di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/9/2016).

Sapaan ramah Arcandra disambut tepuk tangan peserta. Ia kemudian bicara sudah lama ingin bertemu dengan ormas Pro Jokowi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Niat ini sudah lama saya ingin bertemu, kesempatannya macem-macem. Sahabat-sahabat Projo ingin mengetahui orang yang 20 hari masa jabatannya ini," kata Arcandra disambut tawa peserta.

Dia menolak disebut sebagai narasumber. Arcandra hanya ingin jadi teman diskusi yang baik.
"InsyaAllah hari ini saya mencoba berdiskusi bukan sebagai narasumber tapi sebagai teman diskusi. Apakah saya berhasil bisa jadi teman diskusi? Hanya waktu yang bisa jawab," katanya.

"Saya adalah student of knowledge, saya belajar sebanyak mungkin dari apa yang saja pelajari.Saya share pengalaman saya 20 hari saya jadi menteri. Ini judul materi saya ubah sedikit jadi ada 'kemandirian' bangsa, saya setelah 20 hari bekerja kemarin jadi tahu apa arti berkepribadian dan berkebudayaaan," ujarnya.

Dia kemudian menekankan pentingnya kepribadian dan kebudayaan. Lalu menutup pembuka paparan itu dengan teriakan 'Merdeka'.

"Apakah kita bangsa indo punya kepribadian dan kebudayaan? Saya beranikan diri hari ini untuk datang untuk lihat apakah kita berkepribadian dan berkebudayaan? Merdeka! ," pungkasnya. (van/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads