Gempa Nias, Gunung Sitoli dan Teluk Dalam Luluh Lantak

Gempa Nias, Gunung Sitoli dan Teluk Dalam Luluh Lantak

- detikNews
Selasa, 29 Mar 2005 14:50 WIB
Jakarta - Gempa berkekuatan 8,2 Skala Richter (SR) menghancurkan kota Gunung Sitoli dan Teluk Dalam, Nias. Gunung Sitoli merupakan ibu kota Kabupaten Nias, sedangkan Teluk Dalam ibu kota Kabupaten Nias Selatan. Diperkirakan kota-kota lainnya di dua kabupaten itu juga rusak parah. Situs niasisland.com memberitakan bahwa kota Teluk Dalam luluh lantak, rata dengan tanah. Informasi ini disampaikan Ketua Bapeda Herman La'ia. "Teluk Dalam diperkirakan hancur 80 persen. Gedung-gedung pemerintahan luluh lantak, rata dengan tanah," kata dia. Saat memberikan informasi, Herman La'ia sedanag dalam pengungsian di sebuah bukit, tepatnya Gereja Bintang Laut Teluk Dalam. Saat ini mereka belum makan dan minum sehingga sangat membutuhkan bantuan dari luar. Menurut keterangan Herman, jalan darat menuju ke Teluk Dalam putus. Karena itu, jalan satu-satunya adalah melalui udara. Jumlah korban jiwa di Nias akibat gempa belum bisa dihitung secara pasti. Namun, diperkirakan korban tewas mencapai ratusan atu ribuan jiwa, mengingat gempa ini sangat dirasakan di seluruh pulau Nias, termasuk yang digunung-gunung.Evakuasi korban di Teluk Dalam juga belum bisa dilakukan secara optimal karena warga masih sibuk menyelamatkan diri. Di Gereja Bintang Laut sendiri sudah banyak korban yang dirawat oleh suster-suster.Sementara itu, gempa juga mengakibatkan kota Gunung Sitoli lumpuh. Jaringan komunikasi putus, kecuali telepon selular. Rumah dan gedung bertingkat rubuh. Jembatan kota Gunung Sitoli juga putus. "Seperti kota mati rasanya," begitu kata Wakil Bupati Nias Agus Mendrofa. Ratusan rumah bertingkat roboh. Ruas-ruas jalan terbelah, dan sekitar 10.000 warga mengungsi. Dan saat ini masih banyak warga yang terjebak dalam rumah. Diperkirakan ratusan orang di Gunung Sitoli tewas. Sementara itu, Bupati Nias Bina Hati Baeha saat dihubungi detikcom, Selasa (29/3/2005) pukul 14.30 WIB masih berada di bandara Polonia Medan. Dia bersama rombongan sedang menunggu pesawat untuk terbang ke Gunung Sitoli. Bupati belum bisa memastikan berapa korban tewas akibat gempa tersebut. Sedangkan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Mar'ie Muhammada bersama jajaran PMI telah bertolak ke Nias untuk melakukan pertolongan terhadap warga Nias. Mar'ie dan rombongan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusu sekitar pukul 11.00 WIB. (asy/)


Berita Terkait