"Diduga kuat aktivitas ilegal ini difasilitasi pihak perusahaan dengan mengatasnamakan masyarakat melalui kelompok tani," kata Menteri Siti dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (4/9/2016).
(Baca juga: Menteri LHK: Pihak yang Sandera 7 Staf di Rohul Rendahkan Wibawa Negara)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejahatan luar biasa ini harus ditindak secara keras, harus kita perangi bersama-sama," ujar Siti.
Lahan itu diduga kuta sengaja dibakar untuk kepentingan pihak perusahaan sawit. Dia menegaskan, lahan yang diolah PT APSL itu tidak absah.
(Baca juga: Pantau Kebakaran Lahan di Rohul di Riau 7 Staf Kementerian LHK Disandera Warga)
"Apalagi ditemukan bukti lapangan bahwa ada ribuan hektar sawit terbakar di hutan produksi yang belum ada pelepasan dari Menteri, atau dengan kata lain, kebun sawit di areal tersebut ilegal," kata Siti.
(dnu/nwk)











































