DetikNews
Jumat 19 Agustus 2016, 15:33 WIB

#nodrivingunder17

Polisi Minta Orangtua Tak Fasilitasi Anak Bawa Kendaraan ke Sekolah

Tri Ispranoto - detikNews
Polisi Minta Orangtua Tak Fasilitasi Anak Bawa Kendaraan ke Sekolah Polisi menilang siswa yang tepergok membawa motor ke sekolah beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)
Purwakarta - Kapolres Purwakarta, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, mengapresiasi ketegasan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, yang melarang para pelajar membawa kendaraan roda dua maupun roda empat ke sekolah.

Truno mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajarannya terlebih Dikyasa Satlantas Polres Purwakarta untuk gencar melakukan sosialisasi dan imbauan pada masyarakat dan pelajar agar tidak membawa kendaraan ke sekolah.

"Kita giat setiap hari melakukan sosialisasi dan imbauan. Salah satunya adalah dengan memasang spanduk. Dampaknya (bawa kendaraan) bukan hanya kecelakaan yang merugikan korban atau pelanggar tapi juga ada sanksi tidak naik kelas," jelas Truno saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/8/2016).

Sejauh ini, kata dia, pihaknya gencar melakukan razia. Bagi pelajar yang membawa kendaraan dan tidak melengkapi surat kendaraan atau pelanggaran lain seperti tidak memakai plat nomor atau memakai knalpot bising maka akan langsung dilakukan tindakan tilang.

Baca juga: 250 Pelajar Purwakarta Terancam Dikeluarkan Gara-gara Ketahuan Bawa Motor

Tidak hanya tilang, bahkan beberapa diantaranya motor harus diangkut ke Mapolres atau Mapolsek dan baru bisa diambil jika didampingi orang tua atau wali. Sebelum diambil anak mau pun orang tua harus menandatangani surat perjanjian tidak akan mengulangi hal serupa.

"Sejauh ini sudah efektif. Tapi tentu tidak membuat jera 100 persen. Masih ada yang kucing-kucingan. Tentu mereka (pelajar dan orang tua) harus dipaksa tidak melanggar," tegas Truno.

Pihaknya berharap para orang tua pun bisa turut berperan aktif untuk mendidik anak-anaknya. "Kembali dalam hal ini peran orang tua itu sangat penting dan jauh lebih efektif. Karena selama ini mereka (pelajar) diberi fasilitas (kendaraan) untuk melanggar oleh orang tuanya," tuturnya.

Seperti diketahui seluruh pelajar di Kabupaten Purwakarta telah dilarang membawa kendaraan baik motor atau mobil ke sekolah, meski pun mereka memiliki SIM. Pelajar yang memiliki SIM hanya diperbolehkan membawa kendaraan saat di luar jam sekolah dan telah mendapat izin dari orang tua.
(trw/trw)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed