Menlu Minta Dubes RI di Filipina Bantu WNI Sandera Abu Sayyaf yang Bebas

Menlu Minta Dubes RI di Filipina Bantu WNI Sandera Abu Sayyaf yang Bebas

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 18 Agu 2016 13:15 WIB
Menlu Minta Dubes RI di Filipina Bantu WNI Sandera Abu Sayyaf yang Bebas
Foto: Yudhistira AS
Jakarta - Seorang WNI yang bebas dari Kelompok Abu Sayyaf kini berada di Zambonga City, Filipina. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pun memerintahkan Dubes RI di Filipina untuk menemui sandera yang bebas tersebut.

"Instruksi ibu menteri, ibu meminta Dubes kita di Manila untuk ke Zambonga untuk membantu proses briefing dan BAP sandera yang kemarin bebas," kata Jubir Kementerian Luar Negeri Arrmanata Nasir saat press briefing di Ruang Palapa, Jalan Pejambon No 6, Kemlu, Kamis (18/8/2016).

Soal adanya ancaman pemenggalan bagi WNI yang disandera, Tata mengatakan bahwa hingga saat ini melalui crisis center yang dipimpin Kemenkopolhukam, Kemlu terus berusaha untuk membebaskan sandera secepat mungkin. TNI, lanjutnya juga terus mencari informasi lewat intelijennya untuk membebaskan sandera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini semua dikoordinasikan oleh crisis center yang dipimpin oleh Kemenkopolhukam. Dimana itu ketuanya Menkopolhukam dan anggotanya ada Menlu, Kepala BIN, Panglima TNI," lanjut Tata.

Saat ditanya mengenai keselamatan para sandera, Tata hanya menjawab singkat. "Kalau ditanya keselamatan para sandera, dari awal diambil juga keselamatannya sudah terancam," tuturnya.

Saat ini menurut Tata, sandera bernama Muhammad Sofyan sedang menjalani pemeriksaan baik kesehatan maupun lainnya. Diberitakan sebelumnya, WNI bernama Muhammad Sofyan tersebut diculik Abu Sayyaf di perairan Filipina sejak 23 Juni lalu.

Dia diculik beserta 6 orang lainnya dari kapal mereka TB Charles. Warga Pulau Jolo melihat Sofyan berenang menuju pantai setelah dirinya kabur di kegelapan malam. (yds/dra)


Berita Terkait