Setelah 71 Tahun Merdeka, Akhirnya Listrik PLN Masuk Sungai Mandau Siak

Setelah 71 Tahun Merdeka, Akhirnya Listrik PLN Masuk Sungai Mandau Siak

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 15 Agu 2016 15:00 WIB
Setelah 71 Tahun Merdeka, Akhirnya Listrik PLN Masuk Sungai Mandau Siak
Foto: chaidir/detikcom
Pekanbaru - Setelah Indonesia Merdeka ke 71 tahun, baru kali pertama Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak masuk listrik PLN. Kecamatan Sungai Mandau kecamatan terakhir dari 14 kecamatan yang ada tersambung listrik PLN.

Peresmian penggunaan listrik ini, secara simbolis dilaksanakan di halaman Kantor Camat Sungai Mandau, Kab Siak, Senin (15/8/2016).

Hadir dalam acara masuk listrik ini oleh General Manajer PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR), Feby Joko Priharto, Manajer Area Pekanbaru, La Ode Lawati, Manajer SDM dan Umum, Dwi Suryo Abdullah dan Bupati Siak, Syamsuar.

Menurut Manajer SDM dan UMUM PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Dwi Suryo Abdullah, menyebutkan bahwa sebelumnya pihaknya melakukan pertemuan dengan Bupati Siak terkait keinginan warga untuk menikmati listrik. Pertemuan awal itu dilakukan pada Juni 2016. Dari pertemuan tersebut pihak pemerintah daerah berharap warga di kecamatan Sungai Mandau dapat segera menikmati aliran listrik dari PT PLN (Persero).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bupati Siak men-suport kebutuhan akan lahan untuk mendirikan tiang –tiang listrik serta akan menghimbau kepada warga dan perusahaan untuk merelakan pohon-pohon yang akan dilintasi jaringan listrik untuk di tebang agar kegiatan pekerjaan jaringan listrik dapat segera terwujud," kata Dwi kepada detikcom.

Seiring dengan itu, lanjut Dwi, General Manager PT PLN (Persero) WRKR menangkap sinyal positif dan segera melakukan pendataan dan survei jalur Saluran Udara Tengangan Menengah (SUTM) 20 KV untuk dapat merealisasi keinginan Pemda Kab Siak.

"Messkipun kondisi daerahnya banyak rawa-rawa sehingga kendala yang PLN hadapi dalam menancapkan tiang-tiang listrik (SUTM) tidaklah mudah tapi PLN WRKR telah berpengalaman dalam menancapkan tiang listrik SUTM pada tanah rawa," kata Dwi.

Dengan berpedoman pada Standar Konstruksi Distribusi, lanjutnya, maka pekerjaan konstruksi SUTM sepanjang 24 kilometer sirkuit (kms) dan SUTR 3 kms lengkap dengan accessoriesnya dan 3 buah Trafo Distribusi berkapasitas 100 KVA. Pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pada akhir Juni dan selesai pada tanggal 12 Agustus 2016 selesai dikerjakan bahkan sekitar 300 pelanggan juga terhubung melalui SR (Saluran Rumah) ke tiang SUTR (Saluran Udara Tegangan Rendah).

"Pengetesan dilakukan di tanggal 13 Agustus 2016 tepat pada jam 18.18 WIB 3 buah Trafo Distribusi 100 KVA yang mengalirkan listrik pertama kali ke pelanggan di kecamatan Sungai Mandau sukses energized," kata Dwi.

Secara teknis pengoperasian dan pemeliharaan jaringan Listrik PLN di kecamatan Sungai Mandau ini menjadi tanggung jawab Rayon Perawang Area Pekanbaru.

"Kita menhimbau kepada warga untuk sabar bila terjadi gangguan teknis yang mengakibatkan berkurangnya jam nyala dan juga mengimbau dalam menggunakan listrik bisa secara bijak (gunakan listrik bila diperlukan) dan gunakan secara legal, jangan mau dipengaruhi untuk menggunakan listrik secara illegal mengingat hal itu adalah haram," kata Dwi.

"Tentunya dengan masuknya listrik PLN di kecamatan Sungai Mandau maka diharapkan taraf hidup masyarakat akan meningkat , semangat belajar anak-anak sekolah juga lebih meningkat sehingga akan mengerakan roda perekonomian warga di kecamatan Sungai Manda," tutup Dwi. (cha/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads